Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkembangan Teknologi Ubah Pola Konsumsi Masyarakat

Laporan tersebut menyebutkan pola konsumsi masyarakat mengalami pergeseran seiring dengan kemudahan digital. Hal ini terbukti dari pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada sejumlah sektor.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 29 Oktober 2019  |  12:56 WIB
Ilustrasi e-commerce - CC0
Ilustrasi e-commerce - CC0

Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan teknologi yang pesat di Indonesia turut mengubah pola konsumsi rumah tangga.

Hal tersebut merupakan kesimpulan laporan DBS Asian Insights yang dirilis pada Selasa (29/10/2019).

Laporan tersebut menyebutkan pola konsumsi masyarakat mengalami pergeseran seiring dengan kemudahan digital. Hal ini terbukti dari pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada sejumlah sektor.

Data yang dihimpun dari DBS dan Katadata mencatat, pada kuartal IV/2018, pertumbuhan konsumsi di bidang transportasi dan komunikasi mencapai 6,14%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017 yakni 5,04%.

Sektor restoran dan hotel juga mengalami pertumbuhan konsumsi. Pada kuartal IV/2018, pertumbuhan konsumsi di bidang ini sebesar 5,85%, naik 0,53% dibandingkan dengan pertumbuhan tahun lalu.

Sementara itu, penurunan terjadi pada bidang makanan dan minuman selain restoran. Industri ini hanya tumbuh 4,81% pada 2018, turun dari perolehan 5,36% yang didapat pada 2017.

Perkembangan pesat di bidang teknologi yang memunculkan sejumlah perusahaan e-commerce juga turut mendongkrak konsumsi sektor retail. Penjualan item pakaian dan alas kaki dari e-commerce terus menunjukkan tren kenaikan sejak 2014.

Pada 2017, total penjualan pada sektor ini mencapai Rp4,63 triliun. Angka tersebut mengalami lonjakan yang cukup besar pada 2018 dengan perolehan Rp7,23 triliun.

Momentum ini juga dimanfaatkan oleh pelaku industri dan UMKM. Mereka memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial sebagai sarana pemasaran dan penjualan produk.

Selain itu, perusahaan juga melaksanakan strategi omni channel. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan sinergi antara toko daring dan toko fisik atau luar jaringan (luring).

Para pelaku usaha juga mengupayakan peningkatan penjualan secara daring. Hal ini salah satunya dilakukan melalui program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang diadakan tiap bulan Desember.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ecommerce
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top