Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lepas Jabatan Menaker, Hanif Sebut Dua Isu Penting di Ketenagakerjaan

Ekosistem ketenagakerjaan yang fleksibel tersebut, ujarnya, bertujuan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja yang banyak dan berkualitas.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  17:50 WIB
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat menghadiri Ideafest 2019 di Jakarta, Sabtu (5/10 - 2019).
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat menghadiri Ideafest 2019 di Jakarta, Sabtu (5/10 - 2019).

Bisnis.com, JAKARTA— Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyatakan ada dua isu penting yang menjadi tantangan pada kabinet mendatang.

Kedua isu tersebut adalah ekosistem ketenagakerjaan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

“Satu soal ekosistem ketenagakerjaan kita, yang menurut saya masih sangat kaku. Akibatnya tidak cukup responsif terhadap perubahan sehingga ke depan perlu ditransformasikan menjadi ekosistem ketenagakerjaan yang lebih fleksibel,” katanya di Istana Negara, Jumat (18/10/2019).

Ekosistem ketenagakerjaan yang fleksibel tersebut, ujarnya, bertujuan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja yang banyak dan berkualitas.

Yang kedua adalah pembangunan SDM yang dinilainya masih perlu digenjot, baik melalui up skilling hingga re-skilling.

“Saya kira ini perlu digenjot untuk memastikan agar kita punya kualitas SDM yang baik, lalu jumlah SDM yang secara relatif memadai, dan juga persebaran SDM skill [berkualitas] yang relatif merata di berbagai daerah,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Hanif Dhakiri
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top