Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Freeport Menemui Jokowi Lagi, Ada Apa?

CEO Freeport-McMoRan Inc. Richard Adkerson akan menemui Presiden Joko Widodo, Senin (7/10/2019).
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  14:43 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berjabat tangan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) disaksikan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson (media kanan) dan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin seusai memberikan keterangan terkait pelunasan divestasi PT Freeport Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (21/12/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berjabat tangan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) disaksikan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson (media kanan) dan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin seusai memberikan keterangan terkait pelunasan divestasi PT Freeport Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (21/12/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — CEO Freeport-McMoRan Inc. Richard Adkerson akan menemui Presiden Joko Widodo, Senin (7/10/2019).

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan pertemuan Adkerson dengan Kepala Negara hanya sebatas courtesy call

"Pertemuan biasa saja, courtesy call," tuturnya di Gedung Kementerian ESDM, Senin (7/10/2019).

Bambang pun mengamini dia beserta Menteri ESDM Ignasius Jonan akan mendampingi orang nomor satu Freeport tersebut bertemu dengan Jokowi. Sayangnya, Bambang tidak menjelaskan secara rinci lokasi dan waktu pertemuan tersebut. 

Sebelumnya, Adkerson terakhir menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 21 Desember 2018. Saat itu, Presiden Jokowi mengumumkan selesainya proses divestasi dengan ditandai beralihnya saham 51,2% PT Freeport Indonesia ke PT Inalum (Persero).

Saat itu, Adkerson mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah berusaha mencari solusi bersama untuk kelanjutan bisnis Freeport Indonesia.

"Ini menjadi kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Sekarang kami dapat melanjutkan bisnis hingga 2041 dan mendapat kepastian dalam aspek hukum ataupun fiskal," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Freeport
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top