Penuhi Kebutuhan Daging, Populasi Ternak Digenjot

Peningkatan populasi sapi dan kerbau melalui program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) saat ini diperkirakan berkontribusi sebesar 701.953 ton pada pasokan daging dalam negeri sejak dimulai pada 2014. 
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 24 September 2019  |  10:21 WIB
Penuhi Kebutuhan Daging, Populasi Ternak Digenjot
Pedagang daging sapi segar melayani konsumen, di Pasar Modern, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Peningkatan populasi sapi dan kerbau melalui program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) saat ini diperkirakan berkontribusi sebesar 701.953 ton pada pasokan daging dalam negeri sejak dimulai pada 2014. 

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita menyebutkan terdapat pertumbuhan populasi sapi dan kerbau yang cukup signifikan selama 5 tahun terakhir. 

Pada 2014 misalnya, populasi sapi dan kerbau tercatat berjumlah 14,61 juta ekor. Jumlah tersebut terus bertambah dengan pertumbuhan rata-rata 4% setiap tahunnya. 

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi sapi potong, sapi perah, dan kerbau di Indonesia pada 2019 mencapai 18,12 juta ekor. “Ini artinya ada penambahan sebanyak 3,51 juta ekor,” kata Ketut dalam pesan tertulis kepada Bisnis, Senin (23/9/2019). 

Potensi kontribusi penambahan populasi ini pun cukup besar. Dengan asumsi setiap ekor sapi atau kerbau mampu menghasilkan 199,96 kilogram daging, Ketut menyebutkan 3,51 juta ekor tersebut bisa menyumbang 701.953 ton bagi pasokan daging nasional. 

Ketersediaan produksi daging sapi lokal pada 2018 sendiri disebut Ketut belum mencukupi kebutuhan nasional. Produksi daging sapi di dalam negeri pada 2018 tercatat berjumlah 403.349 ton, tetapi kebutuhan daging sapi di dalam negeri mencapai 662.541 ton. 

“Kebutuhan daging sapi baru terpenuhi 60,9% dari daging sapi di dalam negeri. Untuk 2019 dan selanjutnya angka pemenuhan diharapkan lebih tinggi dari 2018,” ujar Ketut. 

Untuk 2019, Kementerian Pertanian memasang angka potensi pasokan daging lokal sebesar 404.590 ton. Jumlah ini setara dengan 2,25 juta ekor sapi atau kerbau atau naik 0,3% dibandingkan dengan realisasi pasokan 2018. Di sisi lain, kebutuhan daging pun dipatok tumbuh 3,58% menjadi 686.271 ton. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
daging sapi, kementan

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top