LAPORAN DARI CHINA: 5 Usulan Wakil PM China Han Zheng bagi China-Asean

Pemerintah China mendorong peningkatan implementasi kerja sama dengan negara-negara Asean melalui lima usulan nyata sebagai bagian dari realisasi China-Asean Strategic Partnership Vision 2030.
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 21 September 2019  |  22:53 WIB
LAPORAN DARI CHINA: 5 Usulan Wakil PM China Han Zheng bagi China-Asean
Wakil PM China Han Zheng menyampaikan sambutan dalam pembukaan The 16th China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan The 16th China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) 2019 di Nanning, China, Sabtu (21/9). - Bisnis.com/Gajah Kusumo

Bisnis.com, NANNING, China – Pemerintah China mendorong peningkatan implementasi kerja sama dengan negara-negara Asean melalui lima usulan nyata sebagai bagian dari realisasi China-Asean Strategic Partnership Vision 2030 yang pada 2019 menginjak tahun pertama.

Wakil PM China Han Zheng mengatakan visi 2030 menggambarkan rencana strategis pembangunan ekonomi China dengan negara tetangga.

"The 16th China-Asean Expo (CAEXPO) dan The 16th China-Asean Business and Investment Summit (CABIS) adalah titik penting kerja sama dengan negara tetangga. Oleh karena itu, One Belt One Road (OBOR) terus didorong,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan CAEXPO 2019 do Nanning, China, pada Sabtu (21/9).

Lima usulan tersebut mmemperkuat koneksi strategis, yakni pertama, China terus memperdalam inisiasi OBOR di bidang ekonomi, kebudayaan, dan keamanan politik.

Kedua, memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan dalam kerangka free trade area (FTA) dan ketiga memperkuat kerja sama China-Asean di darat, laut, dan udara.

Keempat, China akan mendorong inovasi dan perdagangan digital agar antara China dan Asean lebih terkoneksi, serta kelima, memperdalam kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan demi meningkatkan kesejahteraan di kawasan.

Sejumlah pemimpin pemerintahan di Asean yang hadir di antaranya Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Panjaitan didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kepala BKPM Thomas T. Lembong; Wakil Presiden Pertama Myanmar U Myint Swe; Deputi Perdana Menteri Kamboja Hor Namhong; Deputi Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone; Deputi Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan Thailand Jurin Laksanavisit; serta Deputi Perdana Menteri Vietnam Vu Duc Dam.

Melalui tema Building Belt &Road Routes, Realizing Our Vision for A Community of Shared Future, CAEXPO dan CABIS kali ini menggelar sejumlah aktivitas untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kerja sama antara China dan Asean, dalam hal infrastruktur, perdagangan, hingga kawasan industri.

CAEXPO dan CABIS 2019 diselenggarakan di Nanning, China, pada 21 – 24 September 2019 di Nanning International Convention and Exhibition Center, Guangxi Agricultural Exhibition Center, dan Nanning Huanan City. Adapun, total luas area pameran di tiga tempat itu mencapai total 134.000 meter persegi.

CAEXPO akan diikuti oleh 2.848 perusahaan, naik 2,4% dari peserta tahun lalu, termasuk sejumlah perusahaan yang masuk dalam Fortune 500. Ada lebih dari 12.000 pebisnis dan professional yang sudah memastikan hadir.

Selain menjadi ajang pertemuan bilateral dan multilateral bagi para pejabat Pemerintah China, negara-negara Asean, dan negara sahabat lainnya, CAEXPO dan CABIS yang rutin diselenggarakan selama 16 tahun terakhir itu, juga mempertemukan pengusaha dari negara-negara tersebut baik yang sudah berskala besar maupun yang masuk dalam kategori usaha kecil dan menengah (UKM).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, asean

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top