Pembiayaan Rumah Murah, Pemerintah Suntik SMF Rp800 Miliar

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahan (Perseroan) PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) pada 5 September 2019.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 19 September 2019  |  14:01 WIB
Pembiayaan Rumah Murah, Pemerintah Suntik SMF Rp800 Miliar
Kantor PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memutuskan untuk menyuntik modal kepada PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) senilai Rp800 miliar.

Berdasarkan keterangan resminya, Kamis (19/9/2019), langkah itu dilakukan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha dan dalam rangka membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan, serta menjaga kesinambungan pembiayaan perumahan yang terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Atas pertimbangan tersebut, pada 5 September 2019, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahan (Perseroan) PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

“Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud sebesar Rp800 miliar, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019,” bunyi Pasal 2 ayat (1,2) PP tersebut.

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, yaitu 9 September 2019 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah murah, smf, sarana multigriya finansial

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top