Kementerian Tenaga Kerja Punya 4 BLK Baru

Kementerian Ketenagakerjaan memiliki 4 Balai Latihan Kerja (BLK) baru.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 14 September 2019  |  07:31 WIB
Kementerian Tenaga Kerja Punya 4 BLK Baru
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (kanan) menyerahkan secara simbolis seribu sertifikat kelulusan kepada perwakilan siswa Balai Latihan Kerja (BLK) di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (17/10/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan memiliki 4 Balai Latihan Kerja (BLK) baru.

Keempat BLK tersebut adalah BLK Sidoarjo, BLK Banyuwangi, BLK Belitung, serta BLK Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

"Dengan adanya penambahan keempat BLK tersebut, masyarakat memiliki akses yang lebih luas untuk mengikuti pelatihan vokasi," kata Dirjen Binalattas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (14/9/2019).

Peresmian keempat BLK tersebut, menurutnya, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk fokus membangun SDM. Tak hanya itu, penambahan BLK itu diharapkan dapat memberi manfaat bagi peningkatan kompetensi dan daya saing SDM, khususnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan daerah-daerah.

Sementara itu, Kepala BLK Sidoarjo, Imam Agung, menambahkan, secara fisik, pembangunan keempat BLK bestatus Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) tersebut telah dimulai sejak beberapa tahun terakhir. Namun secara kelembagaan, BLK Sidoarjo dan BLK Banyuwangi ditetapkan sebagai BLK UPTP mulai 2018.

"BLK Sidoarjo dipersiapkan untuk mencetak SDM terampil di sektor industri manufaktur, dan BLK Banyuwangi memfokuskan untuk mendukung SDM di sektor pariwisata, processing, dan beberapa kejuruan lainnya," terang Imam.

Secara kelembagaan, BLK Belitung dan BLK Pangkep ditetapkan sebagai BLK UPTP mulai 2019.

"Kedua BLK tersebut akan memberikan pelatihan di bidang pariwisata, processing, dan beberapa kejuruan untuk mendukung industri manufaktur," kata Imam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kementerian tenaga kerja dan transmigrasi, Kemenaker

Editor : Amanda Kusumawardhani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top