Persiapan Hutama Karya Menjelang Pengoperasian Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

Jalan tol Terpeka akan menjadi jalan tol terpajang di Indonesia, membentang sejauh 185 kilometer.
Rivki Maulana dan Ropesta Sitorus
Rivki Maulana dan Ropesta Sitorus - Bisnis.com 12 September 2019  |  21:42 WIB
Persiapan Hutama Karya Menjelang Pengoperasian Jalan Tol Terpanjang di Indonesia
Armada pelayanan pertolongan pertama guna mendukung pengoperasian jalan tol Terbanggi BesarPematang PanggangKayu Agung atau Terpeka. - Bisnis

Bisnis.com, PALEMBANG — PT Hutama Karya (Persero) menyiagakan 90 unit armada pelayanan pertolongan pertama guna mendukung pengoperasian jalan tol Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agung atau Terpeka pada Oktober 2019 mendatang.

Jalan tol Terpeka akan menjadi jalan tol terpajang di Indonesia, membentang sejauh 185 kilometer.

Kepala Cabang Jalan Tol Terpeka Yoni Satyo Wisnuwardhono mengatakan armada pelayanan pertolongan pertama tengah diparkir di kantor operasional ruas Bakauheni—Terbanggi Besar. Armada pelayanan terdiri dari kendaraan pertolongan atau rescue car, ambulans, kendaraan derek, dan kendaraan patroli.

"Dari 90 unit, sebanyak 23 unit itu mobil derek. Kami siapkan cukup banyak karena jalan tol ini panjangnya 185 kilometer dan akan menjadi yang terpanjang [di Indonesia]," ujarnya kepada Bisnis di Gerbang Tol Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Kamis (12/9/2019).

Sebagaimana diketahui, jalan tol Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agungm merupakan lanjutan dari jalan tol Bakauheni—Terbanggi Besar (140,9 kilometer) yang sudah beroperasi sejak Maret 2019.

Jalan tol Terpaka bakal berlanjut ke Kayu Agung—Palembang—Betung atau Kapal Betung, ruas tol yang konsesinya dipegang PT Waskita Sriwijaya Tol.

Ketiga ruas tol tersebut merupakan bagian dari jalan tol di koridor Bakauheni—Palembang yang membentang sejauh 360 kilometer.

Konektivitas melalui jalan tol di koridor ini bakal memangkas waktu tempuh menjadi 4-5 jam, jauh lebih singkat dibandingkan dengan melalui jalan nasional yang bisa mencapi 12 jam.

Yoni mengungkapkan, biaya operasional jalan tol Terpeka cukup besar. Untuk menangani jalan tol sepanjang 185 kilometer, dia menyebut biaya operasional yang dibutuhkan sebesar Rp4 miliar per bulan.

Sementara itu, tarif jalan tol diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp900 per kilometer untuk golongan kendaraan I. Dengan kata lain, tarif tol terjauh atau barrier to barrier di ruas tol ini diestimasi mencapai Rp324.000 untuk golongan kendaraan I.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top