Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengusaha Perhotelan Optimistis Tingkat Okupansi di Kaltim Bakal Melesat

Pengusaha optimistis okupansi hotel di Kalimantan Timur akan terkerek drastis seiring dengan wacana pemindahan ibu kota negara ke provinsi tersebut.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  13:59 WIB
Pulau Beras Basah di Kalimantan Timur - twisata.com
Pulau Beras Basah di Kalimantan Timur - twisata.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pengusaha optimistis okupansi hotel di Kalimantan Timur akan terkerek drastis seiring dengan wacana pemindahan ibu kota negara ke provinsi tersebut.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) M. Zulkifli berpendapat pemindahan lokasi ibu kota ke Kalimantan Timur akan menggairahkan sektor pariwisata khususnya di Kaltim. 

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Timur periode Januari hingga Juni 2019 sebanyak 1.300 wisman. Sepanjang tahun lalu, jumlah wisman yang datang ke Kaltim sekitar 2.700 wisman. 

"Dengan dipindahkan ibu kota ke Kaltim, saya yakin kunjungan wisman ke Kaltim akan meningkat berkali lipat dan tentu akan berdampak pada okupansi hotel," katanya kepada Bisnis, Rabu (28/8/2019).

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga meyakini dengan adanya ibu kota baru di Kalimantan Timur akan berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara.

Provinsi Kaltim nantinya akan menambah gerbang kedatangan wisman yang selama ini selalu di pegang oleh Bali, Jakarta dan Kepulauan Riau. 

Dia menilai pemindahan ibu kota bagi pariwisata menjadi tantangan sekaligus kesempatan baru untuk menambah produk pariwisata Indonesia.

"Produk dalam pariwisata itu destinasi, sedangkan customer-nya adalah originasi. Ini akan bermunculan destinasi-destinasi baru di Kalimantan. Selama ini belum banyak bergerak ke pariwisata karena masih di pertambangan, minyak dan batubara," ucapnya. 

Saat ini, salah satu yang dilakukan Kemenpar yakni mendorong terbentuknya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Kalimantan Timur seperti kawasan Nusa Dua di Bali. 

"Bangun KEK wisata di Kaltim seperti di Nusa Dua yang ramai dikunjungi turis. Kaltim punya Derawan dan Maratua yang bisa dijadikan KEK," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel pariwisata phri ibu kota kalimantan timur kunjungan wisman Pemindahan Ibu Kota Ibu Kota Dipindah
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top