Hingga Juli 2019, Penerimaan Ditjen Bea Cukai Capai Rp105,16 Triliun

Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Juli 2019 telah mencapai Rp105,16 triliun atau 50,36 persen dari target APBN 2019, tumbuh dua digit sebesar 13,22 persen (yoy).
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  13:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Juli 2019 telah mencapai Rp105,16 triliun atau 50,36 persen dari target APBN 2019, tumbuh dua digit sebesar 13,22 persen (yoy).

Berdasarkan keterangan resmi tentang APBN Kita yang dikutip Bisnis.com, Senin (26/8/2019),  pertumbuhan penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Juli 2019 merupakan yang tertinggi sepanjang 3 tahun terakhir.

Pertumbuhan penerimaan kepabeanan dan cukai tersebut ditopang oleh penerimaan Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Penerimaan Bea Masuk (BM) telah terealisasi sebesar Rp20,69 triliun yang dipengaruhi kinerja impor, terutama sektor Perdagangan Besar dan Eceran, serta Industri Pengolahan.

Berdasarkan komoditasnya, BM dipengaruhi oleh impor komoditas Bensin, Minyak Bumi, Beras, serta Pesawat Terbang dan Perlengkapannya.

Kemudian di sisi lain, penerimaan Bea Keluar (BK) telah mencapai Rp1,85 triliun yang ditopang oleh ekspor komoditas mineral (tambang), terutama konsentrat tembaga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ditjen bea cukai

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top