Di Kawasan Bisnis dan Wisata, Apartemen Sewa Kian Diminati

Bali berhasil menjadi pemacu peningkatan penyerapan apartemen secara kuartalan. Peningkatan tersebut bersumber dari apartemen sewa.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  18:40 WIB
Di Kawasan Bisnis dan Wisata, Apartemen Sewa Kian Diminati
Ilustrasi: Apartemen The Parc South City, Pondok Cabe Tangsel - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pemilik apartemen yang berkeberatan dengan biaya pajak dan pemeliharaan yang naik setiap tahunnya membuat mereka mengalihkan fungsi huniannya menjadi hunian sewa. Kini hunian sewa makin banyak diminati, terutama di kawasan bisnis dan wisata.

Jika mengutip Reuters, Rabu (21/8) platform hunian sewa Airbnb Inc. mencatat total nilai pemesanan sudah mencapai nilai US$9,40 miliar pada kuartal I/2019. Jumlah tersebut mencatatkan kenaikan 31 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Adapun, dalam neraca keuangannya, Airbnb tercatat memiliki pendapatan senilai US$3,50 miliar. Itu artinya, Airbnb mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 40% pada 2018 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sementara itu, di Indonesia, menurut catatan Bank Indonesia, Bali berhasil menjadi pemacu peningkatan penyerapan apartemen secara kuartalan. Peningkatan tersebut bersumber dari apartemen sewa.

Dalam laporan BI disebutkan bahwa secara umum pasokan apartemen baik jual putus (strata title) dan apartemen sewa memang tidak banyak berubah sejak 2017. Pada kuartal II/2019, tercatat jumlah apartemen strata sebanyak 2.243 unit yang berasal dari tiga menara pengembang dengan segmen kelas menengah.

Adapun, apartemen sewa di Bali jumlahnya hanya sebanyak 141 unit, yang berlokasi di Kabupaten Badung. Rata-rata tingkat hunian pada kuartal II/2019 tercatat 50,32 persen. Hal tersebut menunjukkan peningkatan 3,44 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Lain halnya dengan pasar apartemen sewa di Surabaya. Hasil riset Colliers menyebutkan bahwa pasar apartemen sewa di Surabaya sedikit terdorong dengan rencana pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik.

Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan apartemen sewa tidak lepas dari aktivitas ekspatriat yang bekerja di kawasan industri di Mojokerto dan Gresik.

“Aktivitas pembangunan smelter yang diperkirakan rampung pada 2022, secara jangka panjang ikut memberi kontribusi terhadap tingkat keterhunian,” ujarnya melalui laporan resmi yang dikutip Bisnis, Rabu (21/8/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, apartemen, apartemen sewa

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top