Kinerja Logistik Meningkat, Industri & Logistik Siap Bertumbuh

Berdasarkan Indeks Kinerja Logistik Bank Dunia, kinerja logistik Indonesia telah meningkat sangat pesat dalam 3 tahun terakhir.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  20:40 WIB
Kinerja Logistik Meningkat, Industri & Logistik Siap Bertumbuh
Suasana di kawasan industri terpadu Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, Kamis (8/3/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Laporan Jones Lang LaSalle bertajuk Southeast Asia Industrial menyebutkan bahwa Indonesia siap mengalami pertumbuhan pada sektor industri.

Hal itu disebabkan oleh tren domestik yang kuat dari sektor dagang-el (e-commerce), pertumbuhan perdagangan intraregional, dan peningkatan efisiensi logistik yang melaju pesat.

Berdasarkan Indeks Kinerja Logistik Bank Dunia, kinerja logistik Indonesia telah meningkat sangat pesat dalam 3 tahun terakhir.

Tahun ini, Indonesia mencapai peringkat ke-46 secara global dibandingkan dengan 2016 yang masih berada di peringkat ke-63.

Hal ini dibuktikan oleh beberapa perusahaan dagang-el Indonesia yang mulai mengembangkan usahanya di fasilitas yang lebih modern.

Seperti Lazada, yang merupakan salah satu dagang-el besar di Indonesia yang memperluas fasilitas build-to-suit mereka menjadi 77.000 meter persegi dari 30.000 meter persegi.

Menurut laporan JLL, pada 2020 hingga 2025, populasi perkotaan di Asia Tenggara diperkirakan tumbuh 2 persen per tahun, dengan tingkat pertumbuhan tercepat berada di Vietnam (3,50 persen) dan Indonesia (3,10 persen).

Selain itu, populasi berpenghasilan menengah saat ini di Asia Tenggara diperkirakan tumbuh 6 persen per tahun selama 5 tahun ke depan dan Indonesia diprediksi menyumbang sekitar 3/4 dari peningkatan itu.

James Taylor, Head of Research JLL Indonesia, mengatakan bahwa saat ini gudang menjadi semakin canggih berkat permintaan pengguna dan investor yang terus mencari kesempatan untuk pengembangan, kerja sama operasional atau peluang akuisisi untuk memasuki pasar.

"Peningkatan pada kualitas serta efisiensi logistik juga telah memberikan kepercayaan lebih besar pada perusahaan swasta sehingga meningkatkan eksposur mereka ke sektor logistik," tuturnya melalui siaran pers, Senin (15/7/2019).

Sejumlah perusahaan lokal dan internasional telah melakukan beberapa transaksi sewa maupun pembelian.

Perusahaan Li & Fung Logistic menyewa properti seluas 21.000 meter persegi di Kawasan Industri Jababeka, sedangkan Daiwa House melakukan kerja sama operasional dengan perusahaan lokal telah secara spekulatif membangun dan menyewakan 50.000 meter persegi ruang gudang kelas A di Kawasan Industri MM2100, Bekasi.

“Laporan ini menyoroti sektor industri di pasar-pasar utama di seluruh Asia Tenggara. Dengan ekonomi terbesar dan negara yang terpadat di kawasan ini, Indonesia merupakan kunci penting dan minat investor terhadap logistik telah meningkat secara eksponensial selama beberapa tahun terakhir,” ujar Taylor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
logistik, e-commerce

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top