LMAN Bayarkan Rp0,397 Triliun untuk Lahan Proyek Bendungan

Sampai dengan akhir Juni 2019, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah membayar biaya pembebasan lahan proyek bendungan tahun anggaran 2018 senilai Rp0,397 triliun.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  20:48 WIB
LMAN Bayarkan Rp0,397 Triliun untuk Lahan Proyek Bendungan
Ilustrasi - Suasana bendungan Rotiklot yang selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Atambua, Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/5/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Sampai dengan akhir Juni 2019, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah membayar biaya pembebasan lahan proyek bendungan tahun anggaran 2018 senilai Rp0,397 triliun.

Direktur Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari mengatakan bahwa realisasi pembayaran terdiri atas pembayaran langsung dan dana talangan tanah yang ditanggung terlebih dahulu oleh kontraktor.

"LMAN sudah membayar Rp0,397 triliun dari yang ditagihkan saat ini mencapai Rp0,683 triliun," kata Rahayu kepada Bisnis, Kamis (27/6/2019).

Adapun tuturnya, sebanyak 953 bidang tanah telah terbayar, dan hal ini merealisasi 3,57% dari total Rp11,123 triliun alokasi 2018. Sementara itu, apabila dirinci, LMAN tertagih Rp2,194 triliun pada Tahun Anggaran 2017 sementara realisasinya sejumlah Rp2,177 triliun. "Sebesar 91,55% telah terealisasi dari total Rp2,378 triliun alokasi 2017," ucapnya.

Dari pembayaran ini, sebanyak 7,217 bidang tanah telah terbayar. Adapun daftar bendungan yang pengadaan lahannya dibiayain oleh LMAN adalah Kuwil Kawangkoan, Kuningan, Tapin, Way Sekampung, Ladongi, Gongseng, Pidekso, Margatiga, Karian, Ciawi, Tugu, Paseloreng, Sukamahi, Tigadihaji, Keureto.

Sebagai informasi, Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, Kementerian PUPR akan menyelesaikan target pembangunan 65  bendungan yang terdiri atas 49 bendungan baru dan 16 bendungan lanjutan.

Jika diperinci lebih lanjut, progres dari target 9 bendungan baru itu adalah 8 bendungan sudah selesai dibangun, 32 masih dalam proses pengerjaan dan 9 baru direncanakan. Sementara itu, dari 16 bendungan lanjutan progresnya adalah 9 sudah selesai dibangun dan 7 masih dalam proses.

Bendungan yang telah rampung meliputi Bendungan Rajui (Aceh), Jatigede (Jawa Barat), Bajulmati (Jawa Timur), Nipah (Jawa Timur), Titab (Bali), Paya Seunara (Aceh), dan Teritip (Kalimantan Timur). Selanjutnya Bendungan Raknamo (NTT), Tanju (NTB), Mila (NTT), Rotiklod (NTT), Logung (Jateng), Sei Gong (Kepri), dan Sindangheula (Banten).

Sementara itu, Pada 15 bendungan baru yang akan selesai tahun ini yaitu Bendungan Gongseng, Karalloe, Tapin, Passeloreng, Bintang Bano, Way Sekampung, dan Ladongi. Kemudian Bendungan Napun Gete, Ciawi, Sukamahi, Karian, Keureuto, Gondang, Marangkayu, dan Kuningan.

Adapun 10 bendungan yang akan dibangun tahun ini yakni  Bendungan Jenelata, Pelosika, Jragung, Digoel, Tiro, Mbay, Budong-Budong, Ameroro, Tiu Suntuk dan Bulango Ulu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bendungan, LMAN

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup