Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Pasokan Cabai Aman

Kepala Seksi Hortikultura Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Magelang, Yoga Susilo memastikan kondisi cabai di Magelang saat ini aman stabil.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  04:45 WIB
Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Pasokan Cabai Aman
Petani memanen cabai di persawahan Desa Terkesi, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (14/1/2019). - ANTARA/Yusuf Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA - Jelang Idul Adha 1440 H, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pemetaan pada seluruh sentra utama produksi cabai, salah satunya di Magelang.

Sebagai salah satu pemasok cabai terbesar nasional, Magelang dianggap berkontribusi mempengaruhi angka produksi dan harga cabai secara nasional.

Kepala Seksi Hortikultura Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Magelang, Yoga Susilo memastikan kondisi cabai di Magelang saat ini aman stabil.

"Komitmen para petani dalam menjalankan manajemen jadwal tanam cabai cukup baik di sini. Ketersedian aneka cabai di Kabupaten Magelang tersedia sepanjang tahun jadi tidak perlu khawatir kekurangan pasokan," katanya seperti dikutip dari keterangan resmi Kementan, Selasa (25/6/2019).

Yoga menambahkan, dari hasil pantauan panen aneka cabai di Magelang, diperkirakan saat ini panen cabai merah keriting mencapai 70 ton/hari dan cabai rawit merah 35 ton/hari.

Berdasarkan data realisasi luas tambah tanam aneka cabai Kabupaten Magelang sejak Januari-Juni 2019, diperkirakan bahwa pada Juli-Agustus 2019 produksi cabai merah keriting yang akan dipanen sekitar 2.153 ton dari lahan seluas 349 hektare.

Selain itu, pada periode yang sama, panen cabai rawit merah diperkirakan mencapai 2.048 ton dari lahan seluas 367 hektare.

Berdasarkan data Ditjen Hortikultura, harga cabai rawit merah di tingkat petani untuk wilayah Magelang saat ini Rp15 ribu/kg dan cabai merah keriting Rp35 ribu/kg.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Ismail Wahab menegaskan, penanaman cabai di lapangan saat ini dalam kondisi aman terkendali.

Menurutnya, ketersediaan pasokan cabai dijamin karena sejak empat bulan lalu telah dirancang manajemen pola tanam termasuk pemenuhan produksi jelang lebaran haji.

"Kami terus melakukan pembinaan intensif di lapangan. Magelang, Cianjur, Bandung, Kediri, Banyuwangi kita pantau langsung secara intensif di lapangan. Alhamdulillah pertanaman masih terpelihara optimal. Ini penting karena kadang petani hanya hanya fokus pada Idul Fitri saja, padahal ada Idul Adha yang di beberapa daerah lebih semarak perayaannya," ujar Ismail.

Sementara itu, menurut pantauan Bisnis dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin (24/6) terjadi peningkatan harga sejumlah pada komoditas hortikultura dibandingkan dengan pekan lalu, terutama pada harga komoditas cabai.

Kenaikan harga terbesar terjadi pada komoditas cabai merah besar yakni mencapai 5,59% ke angka Rp52.900/kg. Kemudian, cabai rawit hijau naik 4,46% ke angka Rp42.150/kg. Selain itu, harga cabai merah keriting naik 2,16% ke angka Rp52.050/kg, dan harga cabai rawit merah naik tipis 1,96% menjadi Rp41.550/kg.

Komoditas hortikultura lain seperti bawang merah juga mengalami kenaikan harga. Tercatat, harga bawang merah ukuran sedang nilainya naik 0,26% menjadi Rp39.250/kg. Namun, bawang putih ukuran sedang harganya mengalami penuruan tipis 1,22% menjadi Rp40.650/kg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kementan, harga cabai

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top