Januari - April 2019, Penumpang Kapal Pelni Melonjak 38 Persen

Pelni melaporkan penumpang kapal dalam 4 bulan terakhir pada hari-hari biasa melonjak hingga 38 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 02 Juni 2019  |  17:34 WIB
Januari - April 2019, Penumpang Kapal Pelni Melonjak 38 Persen
Pemudik menaiki kapal laut KM Dobonsolo yang akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2019). Kementrian Perhubungan bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menggelar mudik gratis tujuan Semarang dengan menggunakan kapal laut untuk 7.500 sepeda motor dan 2015 penumpang mudik lebaran 2019 hingga 3 Juni mendatang. - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni melaporkan penumpang kapal dalam 4 bulan terakhir pada hari-hari biasa melonjak hingga 38 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro mengatakan penumpang kapal pada Januari-April 2019 naik dari 852.255 menjadi 1.172.143 orang.

"Jumlah penumpang naik rata-rata 38 persen per bulan dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Yahya dalam siaran pers pada Minggu (2/6/2019).

Dia menambahkan dalam menghadapi angkutan lebaran Pelni menempuh beberapa strategi dalam memaksimalkan pelayanan, utamanya dalam meningkatkan kapasitas angkut dengan mengevaluasi rute, meningkatkan jumlah voyage dengan rekayasa operasi.

Selain langkah tersebut, Pelni juga melayani tiket dispensasi. Penambahan penjualan tiket dispensasi tetap menjamin keamanan dan keselamatan konsumen, namun kenyamanan akan berkurang.

Penambahan tiket dispensasi disebabkan keterbatasan armada kapal, Pelni belum mampu menambah armada. Sejak beberapa waktu sebelum Ramadan Pelni telah  mengimbau para calon pemudik agar mengatur waktu bepergian sesuai dengan ketersediaan tiket pada moment angkutan Lebaran 2019.

Realisasi data pemudik dari H-15 (21/5)  hingga H-5 (1/6/2019), penumpang naik 34 %. Tahun lalu 169.919 orang, sedangkan tahun ini 226.996 penumpang.

“Tiket dispensasi tetap mengutamakan keselamatan, tetapi akan mengurangi kenyamanan pelanggan. Penumpang non-seat akan menempati lorong-lorong dekat tangga dan ruang-ruang terbuka yang biasanya kosong di dekat masjid yang pada masa normal menjadi tempat bersantai," ujarnya.

Pada Lebaran 2019, Pelni mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut menjadi 54.608 pax atau seat sudah termasuk kapasitas toleransi yang telah disetujui Kementerian Perhubungan.

BUMN itu juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas, dengan kapasitas 13.961 pax per hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelni, kapal laut

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top