Lebih Ramai Tahun Lalu, Kemenhub Hanya Setujui 360 Slot Extra Flight

Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melaporkan bahwa jumlah penerbangan tambahan (extra flight) yang sudah disetujui hanya sebanyak 360 slot hingga 27 Mei 2019.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  19:44 WIB
Lebih Ramai Tahun Lalu, Kemenhub Hanya Setujui 360 Slot Extra Flight
Ilustrasi - Pesawat udara dari sejumlah maskapai penerbangan. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melaporkan bahwa jumlah penerbangan tambahan (extra flight) yang sudah disetujui hanya sebanyak 360 slot hingga 27 Mei 2019.


Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti mengatakan, pertumbuhan penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun ini diprediksi lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu. Prediksi jumlah penumpang dalam periode yang sama mencapai 5,78 juta orang, atau meningkat 3,17% dibandingkan dengan realisasi pada 2018 yang sebesar 5,60 juta orang.


"Saat ini yang sudah [disetujui] ada 360 extra flight, untuk rute dalam negeri dan international. Rute internasional cuma 43 slot yang sudah disetujui atau mendapatkan FA [flight approval]," kata Polana, Senin (27/5/2019) malam.


Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi pada 27 Mei 2019. Perinciannya sebanyak 313 slot untuk rute domestik dan 47 slot rute internasional.


Dia berharap pertumbuhan jumlah penumpang bisa bertambah menjelang Lebaran. Prediksi pertumbuhan tersebut disusun mengacu pada realisasi permintaan penumpang yang sedang menurun pada kuartal I/2019.


Pihaknya juga menuturkan jika saat ini keterisian kursi pesawat (seat load factor/SLF) masih pada angka 60% hingga 70%. Akan tetapi, SLF bisa mencapai puncaknya mulai 30 Mei 2019 dengan penambahan permintaan pada rute-rute di intra Jawa, Medan, maupun Makassar.


Polana juga terus memantau harga tiket masa angkutan Lebaran sesuai dengan Keputusan Menteri No. 106/2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Dalam Negeri. Tim pemantau yang dikerahkan berasal dari otoritas bandara setempat yang akan terus mengawasi hingga 13 Juni 2019.


Di sisi lain, uji kelaikan juga sudah dilakukan terhadap 560 pesawat secara random. Maskapai yang akan melayani angkutan Lebaran antara lain Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Batik Air, Lion Air, Wings Air, Sriwijaya Air, NAM Air, AirAsia Indonesia, Trigana Air, TransNusa, Susi Air, dan Express Air.


Berdasarkan pantauan sejauh ini, lanjutnya, tidak ada temuan yang signifikan. Hanya ada prosedur perawatan perlu dilakukan pada beberapa pesawat sesuai dengan jadwalnya.


Posko Angkutan Lebaran khusus transportasi udara sudah mulai dibuka sejak 29 Mei 2019. Terdapat 36 posko yang tujuh diantaranya juga melayani penerbangan internasional.


Polana juga mengingkatkan kepada  stakeholder penerbangan untuk tetap  mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan. Selain itu, selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi udara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenhub, extra flight

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top