Momen Paling Pas Pasang Diskon Ramadan Besar-besaran

Pedagang kecil dan menengah harus menetapkan strategi diskon yang tepat jika ingin meraup untung besar saat Ramadan dan Lebaran.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  11:03 WIB
Momen Paling Pas Pasang Diskon Ramadan Besar-besaran
Calon pembeli memilih bahan kain di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Jumat (14/9/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Pedagang kecil dan menengah harus menetapkan strategi diskon yang tepat jika ingin meraup untung besar saat Ramadan dan Lebaran.  Salah satunya, memberikan diskon lebih besar pada periode puncak permintaan yaitu 2 minggu sebelum dan 1 minggu setelah Lebaran.

Data Analyst Moka Hutami Nadya menjelaskan manajemen diskon sangat memengaruhi penjualan dari pelaku UKM. Menurutnya, apabila melihat tren penjualan UKM pada Ramadan dan Lebaran 2018, transaksi akan mengalami penurunan selama sepekan Lebaran. Penjualan, lanjutnya, kembali naik pada pekan pertama setelah Lebaran.

“Melihat tren tersebut, para pelaku UKM perlu memperpanjang periode diskon hingga pekan pertama setelah Lebaran, dengan menawarkan produk baru, menjual stok lama atau dengan menjual produknya dengan strategi promo paketan,” jelasnya, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, berdasarkan riset yang dilakukannya, industri UKM segmen pakaian, mamin dan jasa akan mengalami kenaikan penjualan yang signifikan pada Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Untuk bisnis mamin, sebut Hutami, tren penjualan pada Ramadan dan Lebaran 2019 cenderung serupa dengan 2018. Penjualan segmen tersebut meningkat pada pekan kedua Ramadan dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 25% sampai pekan terakhir Ramadan.

Selanjutnya, penjualan segmen tersebut akan mengalami penurunan selama sepekan setelah hari H Lebaran.

Untuk itu, menurutnya, diperlukan strategi khusus bagi para pelaku UKM agar tetap dapat meningkatkan performa bisnisnya hingga Lebaran usai.

Ketua Umum Asosiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengatakan, sejauh ini program diskon dengan manajemen yang tepat, belum banyak dilakukan oleh pelaku UKM. Hal itu, menurutnya, sangat memengaruhi tren penjualan pada produk-produk yang dijual oleh pelaku UKM.

“Sudah banyak pelaku UKM yang menggelar diskon saat Ramadan dan Lebaran. Hanya saja, mereka belum banyak yang tahu bagaimana strategi penempatan besaran diskon terhadap produknya dan penempatan waktu pemberian diskon sesuai tren konsumsi masyarakat saat Ramadan dan Lebaran,” ujarnya, Selasa (21/5/2019) petang.

Dia menambahkan, para pelaku UKM cenderung memberikan diskon dengan besaran nilai yang sama sepanjang Ramadan dan Lebaran. Langkah itu, sebutnya, terutama dilakukan oleh pelaku usaha di sektor pakaian, makanan dan minuman (mamin) serta jasa.

Selain itu, kata Ikhsan, strategi diskon sebagian besar hanya dilakukan oleh UKM skala menengah. Sebaliknya, UKM skala kecil cenderung menjual produknya dengan harga yang sama dengan periode selain Ramadan dan Lebaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ukm, diskon

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top