KPU Umumkan Hasil Pilpres : Industri Baja Inginkan Kelanjutan Program Pemerintah

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan perhitungan suara dan mengumumkan hasilnya pada Selasa (21/5/2019) dinihari. Pasangan Capres-Cawapres 01 Jowo Widodo - Maruf Amin mengungguli pasangan 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  11:50 WIB
KPU Umumkan Hasil Pilpres : Industri Baja Inginkan Kelanjutan Program Pemerintah
Industri baja - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan perhitungan suara dan mengumumkan hasilnya pada Selasa (21/5/2019) dinihari. Pasangan Capres-Cawapres 01 Jowo Widodo - Maruf Amin mengungguli pasangan 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim menyatakan seluruh pihak harus merespon positif hasil pemilu. Sebagai pelaku industri, dia menyampaikan harapan kepada Presiden dan Wakil Presiden yang akan memimpin 5 tahun ke depan untuk melanjutkan program yang telah berjalan.

"Khususnya, [program] dalam membangun industri sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi yang berkesinambungan dan berdaya saing," ujarnya Selasa (21/5/2019).

Kementerian Perindustrian menargetkan produksi baja nasional mencapai 17 juta ton pada 2019.

Berdasarkan data Kemenperin, kebutuhan baja nasional diperkirakan mencapai 14 juta ton per tahun. Dari jumlah ini, sebanyak 9 juta ton telah diproduksi di dalam negeri. Terdapat 5 juta ton produksi yang dipenuhi melalui impor. Rata-rata produk yang diimpor merupakan jenis baja yang tidak diproduksi di dalam negeri.

Meski jumlah impor cukup besar, industri baja nasional memiliki masalah lainnya karena kapasitas yang terpakai baru 35%-40%. Permasalahannya kelebihan kapasitas di lini produk yang permintaannya tidak sejalan dengan permintaan baja impor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri baja, Pilpres 2019

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top