Properti di Transyogi Bakal Terus Berkembang

Kenaikan harga properti signifikan akan terjadi ketika pembangunan sejumlah ruas infrastruktur jalan tol dan transportasi massal (light rail transit/LRT), termasuk pelebaran jalan utama Transyogi.
Putri Salsabila | 21 Mei 2019 13:38 WIB
Perumahan Harvest City

Bisnis.com, JAKARTA -- Jalur Transyogi yang melewati wilayah Jakarta Timur, Depok, Bekasi serta Bogor kini semakin menjadi incaran properti oleh end user dan Investor.

Piter Simpony Deputy CEO Harvest City mengatakan bahwa harga properti, tanah dan bangunan di wilayah Transyogi masih jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan beberapa wilayah lainnya seperti Serpong atau Bintaro. Sementara di wilayah lainnya harga properti sudah mencapai harga maksimal atau stagnan.

“Harga tanah di koridor Transyogi saat ini, berkisar Rp2 juta – Rp10 juta per meter. Tapi di kawasan penyangga ibukota lainnya sudah Rp15 juta – Rp30 juta per meter. Saya perkirakan sekitar 5 – 10 tahun ke depan harga tanah di kawasan ini naik di atas Rp15 juta seiring dengan perkembangan infrastruktur dan fasilitas kotanya,” ujarnya baru-baru ini.

Dia memperkirakan, kenaikan harga properti signifikan akan terjadi ketika pembangunan sejumlah ruas infrastruktur jalan tol dan transportasi massal (light rail transit/LRT), termasuk pelebaran jalan utama Transyogi, yang diharapkan menjadi solusi mengurai kepadatan lalu lintas selesai.

Saat ini, lanjut Piter, pemerintah sedang mengebut pembangunan Jalan Tol Cimaci (Cimanggis –Cibitung) sepanjang 26,4 km. Tol ini nantinya akan terhubung dengan beberapa jalan tol lainnya di Simpang Susun Cimanggis, seperti dengan Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago).

Kemudian, Ruas jalan Tol Cimaci terdiri dari dua seksi, yakni seksi I dengan ruas Cimanggis Junction (Tol Jagorawi)-Transyogi sepanjang 3,1 km dan seksi II Transyogi-Cibitung (Tol Cikampek) sepanjang 23,3 km.

"Ini akan mendongkrak nilai properti di sepanjang jalur Cibubur – Jonggol,” ungkapnya Optimistis.

Piter mengatakan, tumbuhnya perumahan berbagai segmen area komersial, mal, hotel, bahkan apartemen yang eksis di sepanjang koridor Transyogi merupakan bukti kawasan ini masuk kategori sunrise property. Selain itu Transyogi, kini menjadi barometer pertumbuhan bisnis properti Jabodetabek.

Beberapa mal yang sudah eksis adalah Cibubur Square, Cibubur Juntion, Plaza Cibubur, Mal Ciputra Cibubur, Metropolitan Mall Cileungsi, Cibubur Point, Ruko Kranggan Permai, Cibubur Times Square, dan yang terbaru Trans Studio Mall.

Bahkan di sepanjang koridor Cibubur hingga Jonggol diperkirakan sudah lebih dari 100 perumahan skala besar, menengah, dan kecil, termasuk klaster-klaster kecil organik yang tumbuh dengan menumpang fasilitas pada perumahan-perumahan besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penjualan properti, cibubur

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top