5 Terpopuler Ekonomi, 10 Permasalahan Krusial Ekonomi Indonesia Versi INDEF dan Adaro Power Berminat Bangun Pembangkit EBT

10 permasalahan krusial ekonomi Indonesia versi INDEF menjadi berita terpopuler di kanal Ekonomi Bisnis.com pada hari Jumat (12/4/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 12 April 2019  |  11:44 WIB
5 Terpopuler Ekonomi, 10 Permasalahan Krusial Ekonomi Indonesia Versi INDEF dan Adaro Power Berminat Bangun Pembangkit EBT
DEBAT KEEMPAT CALON PRESIDEN 2019 Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersiap mengikuti debat capres 2019 putaran keempat d Jakarta, Sabtu (30/3). Keduanya akan beradu gagasan dan program dalam tema debat ke-4 Pilpres 2019, yaitu ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional/JIBI - Bisnis/Nurul Hidayat

1. Debat Pilpres Terakhir: Ini 10 Permasalahan Krusial Ekonomi Indonesia Versi INDEF

Debat terakhir (debat kelima) Calon Presiden dan Wakil Presiden RI menghadirkan pembahasan bertemkan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, serta Perdagangan dan Industri.

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyodorkan 10 PR permasalahan ekonomi nasional.

Baca selengkapnya di sini.

2. Pemerintah dan Pengusaha Kelapa Sawit Perlu Waspadai Ancaman Ini

Pemerintah dan pelaku usaha kelapa sawit perlu mewaspadai ancaman proteksionisme pasar oleh negara importir yang menyebabkan fluktasi harga.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Joko Supriyono mengatakan berpendapat hambatan perdagangan yang dilancarkan oleh Uni Eropa dan India mulai dilakukan oleh negara lain.

Baca selengkapnya di sini.

3. Penghitungan Pemanfaatan Batu Bara Masih Sulit Diprediksi

Indonesian Mining and Energy Forum menilai tingkat ketahanan dan jangka waktu pemanfaatan batu bara masih sulit diprediksi kendati data mengenai jumlah cadangannya terus diperbarui.

Ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo menjelaskan ada beberapa proyeksi terkait jangka waktu pemanfaatan batu bara dengan kisaran antara 40-70 tahun. Hal tersebut hingga kini masih menjadi patokan bagi pemerintah untuk menghitung potensi penerimaan negara.

Baca selengkapnya di sini.

4. Indef Minta FTA Dievaluasi

Peneliti Institute for Develpoment of Economics & Finance (Indef) Fadhil Hasan mengungkapkan hampir keseluruhan kerjasama dagang level internasional, tidak memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Sebaliknya, dari sekian perjanjian dagang, justru menelorkan defisit neraca dagang. Baca selengkapnya di sini.

5. Adaro Power Berminat Bangun Pembangkit EBT

PT Adaro Power, anak usaha PT Adaro Energy Tbk., berminat mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan.

Head of Corporate Communications Adaro Energy Febriati Nadira mengatakan PT Adaro Energy Tbk saat ini masih menunggu pengajuan proposal atau Request for Proposal (RFP) dari PT PLN (Persero) terkait tender PLTS di Sumatra berkapasitas 100 MW.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
listrik, ekonomi, batu bara, energi terbarukan, fta, minyak sawit, adaro, indef, Debat Capres, Pilpres 2019

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top