Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Terpopuler Ekonomi, Minuman Beralkohol asal Eropa Dipersulit Masuk RI dan Pilot Ethiopian Airlines & Lion Air Dapat Input Keliru?

Kabar minuman beralkohol asal Eropa yang dipersulit masuk ke Indonesia menjadi berita terpopuler di kanal Ekonomi Bisnis.com pada hari Jumat (5/4/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 05 April 2019  |  18:50 WIB
Barang bukti minuman keras (miras) hasil tangkapan aparat kepolisian Polda Jambi diperlihatkan sebelum dimusnahkan di Mapolda Jambi, Jumat (26/5). - Antara/Wahdi Septiawan
Barang bukti minuman keras (miras) hasil tangkapan aparat kepolisian Polda Jambi diperlihatkan sebelum dimusnahkan di Mapolda Jambi, Jumat (26/5). - Antara/Wahdi Septiawan

1. UE Persoalkan Minyak Sawit, Minuman Beralkohol asal Eropa Dipersulit Masuk RI

Produsen minuman beralkohol asal Eropa mengatakan menghadapi kesulitan mengekspor produk ke Indonesia di tengah ketegangan menyusul protes Indonesia dengan keputusan Uni Eropa yang menghapus penggunaan minyak sawit sebagai bahan bakar.

Dilansir dari Bloomberg, SpiritsEurope, yang mewakili produsen minuman beralkohol utama Eropa dan asosiasi nasional, mengatakan pada hari Kamis (4/4/2019) mereka mendapat laporan bahwa anggota asosiasi mengalami keterlambatan dalam mendapatkan persetujuan untuk mengimpor produk dari UE ke Indonesia.

Baca selengkapnya di sini.

2. Bertemu di Thailand, Ini Tiga Kesepakatan Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan Asean

Di tengah ketidakpastian global, Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan Asean kembali berkomitmen untuk mencapai integrasi keuangan di Asia Tenggara guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat stabilitas keuangan di kawasan.

Departmen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko menuturkan Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan se-Asean menyepakti tiga poin komitmen utama hari ini, Jumat, (05/04/2019) di Chiang Rai, Thailand.

Baca selengkapnya di sini.

3. Pebisnis Batu Bara Ingin Terlibat dalam Pembahasan Rencana Penyediaan Listrik

Para pebisnis batu bara merasa perlu terlibat dalam pembahasan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) untuk menyesuaikan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga uap dengan pasokan bahan bakarnya.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan pihaknya selama ini belum pernah dilibatkan dalam pembahasan RUPTL bersama PT PLN (Persero). Padahal, mayoritas pembangkit listrik yang telah dan akan dibangun dalam 10 tahun mendatang adalah PLTU.

Baca selengkapnya di sini.

4. Promo Tiket Garuda Diklaim Bukan Trik Bisnis, Ini Harga Setelah Diskon

Garuda Indonesia menegaskan pemberian diskon tiket pesawat kepada masyarakat bukan sekadar gimmick alias trik bisnis yang mengelabui.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan membantah kabar yang menuding promo Garuda Indonesia Online Travel Fair Festival merupakan gimmick.

Baca selengkapnya di sini.

5. Pilot Ethiopian Airlines & Lion Dapat Input Keliru? Ini Penjelasan Boeing

Boeing Co. akan mengkaji dan menindaklanjuti laporan pendahuluan investigasi yang diterbitkan Ethiopian Accident Investigation Bureau (AIB) terkait dengan kecelakaan Ethiopian Airlines ET 302.

Presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes Kevin McAllister menyampaikan terima kasih kepada AIB atas kerja keras dan upaya yang terus dilakukan terkait dengan kecelakaan yang menewaskan 157 orang tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top