Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Industri Jasa Keamanan diminta terapkan Standar Kompetensi

Industri sektor jasa keamanan diminta menerapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. 
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  12:08 WIB
Sejumlah anggota Satuan Pengamanan (Satpam) mengikuti upacara HUT ke-38 Satpam, di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (8/1/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Sejumlah anggota Satuan Pengamanan (Satpam) mengikuti upacara HUT ke-38 Satpam, di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (8/1/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Bisnis.com, JAKARTA - Industri sektor jasa keamanan diminta menerapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. 

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan penerapan Sandar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.
(SKKNI) ini tersebut menjadi dasar bagi pekerja jasa keamanan untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan.

Di Indonesia, SKKNI Sektor Sekuriti telah diberlakukan sejak tahun 2006 melalui Kepmenakertrans Nomor : Kep.112/MEN/II/2006 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Sektor Jasa Sekuriti.

"Penerapan SKKNI bisa menjadikan lebih pekerja lebih profesional dan punya jenjang karir sehingga tidak stuck pada satu level jabatan atau pekerjaan," ujarnya dalam siaran pers, Senin (11/3/2019).

Meskipun sektor jasa keamanan telah memiliki SKKNI, Hanif mempersilahkan kepada semua stakeholder untuk membahasnya kembali jika dirasa belum mengakomodir kebutuhan sektor tersebut.

"Perumusan jenjang karir ini harus dilihat lebih detail lagi. Termasuk kesesuaian dengan sektor-sektornya," katanya.

Ketua umum Kobpi Adi Mahfud menambahkan, saat ini jumlah satpam di Indonesia lebih dari 2 juta orang. 

Oleh karenanya, jumlah tersebut jika dapat dikelola dan diorganisir dengan baik akan memberi nilai tambah enomoni yang lebih baik baik bagi pekerja maupun ekonomi bangsa. Hal itu bisa dilakukan melalui koperasi pekerja.

"Kami akan terus berbenah diri untuk meningkatkan profesionalitas kita," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa satpam
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top