EKSPANSI RITEL BBM, BP Segera Bangun 350 Unit SPBU

British Petroleum (BP) akan berinvestasi di sektor hilir minyak dan gas dengan membuka stasiun pengisian bahan bakar umum alias SPBU. 
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 14 Februari 2019  |  16:10 WIB
EKSPANSI RITEL BBM, BP Segera Bangun 350 Unit SPBU
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (tengah) didampingi Direktur Pemasaran Masud Khamid (kanan) mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pada mobil konsumen saat sidak ke SPBU Unsil, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (10/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi
Bisnis.com, JAKARTA - British Petroleum menargetkan untuk membangun 350 SPBU di Indonesia. 

SPBU tersebut merupakan joint venture dengan PT. Aneka Kimia Raya atau AKR.

Peter Molloy - President director APR mengatakan dengan dibangunnya SPBU, ini sesuai dengan strategi BP untuk memberikan pilihan bahan bakar serta pengalaman yang berbeda bagi para konsumen di tengah pasar yang terus berkembang pesat.

"Secara bertahap, kami menargetkan untuk memasok 350 SPBU di Indonesia. Kami bertujuan untuk memiliki dan memasok 350 lokasi SPBU merk BP dalam 10 tahun ke depan," katanya kepada Bisnis, Rabu (13/2).

 Media Relation Officer BP, Wigra Hanafiah, mengatakan belum lama ini pihaknya telah membuka 4 SPBU di Indonesia. 

Keempat SPBU tersebut terletak di BSD (Tangerang), Jababeka, Cibubur dan Bintaro. 

"Hari ini kami buka yang terbesar (SPBU keempat) di Bintaro. Nanti akan kami bangun di Jakarta, sekarang juga lagi konstruksi di Surabaya," katanya. 

Sementara itu, terkait dengan investasi di sektor hilir dalam hal ini adalah penjualan avtur, Wigra menolak untuk berkomentar hal tersebut. 

Sebelumnya, BP memang disebut- sebut untuk masuk di pasar avtur. 

Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa, pada Januari kemarin mengatakan sudah ada badan usaha lain yang berminat menjual avtur. Namun minat tersebut belum diajukan secara formal. "British Petroleum Group yang minat." 
British Petroleum (BP) akan berinvestasi di sektor hilir minyak dan gas dengan membuka stasiun pengisian bahan bakar umum alias SPBU. 

Media Relation Officer BP, Wigra Hanafiah, mengatakan pihaknya telah membuka 4 SPBU di Indonesia. Kendati, dia tak menjelaskan dimana lokasi keempat SPBU tersebut. 

Dalam hal ini, Wigra mengatakan pihaknya akan menggelar konferensi pers terkait peluncuran SPBU BP yang dioperasikan melalui joint venture dengan PT. Aneka Kimia Raya (AKR) pada Kamis (14/2). 

Selain BP,  PT. Exxonmobil Indonesia juga mulai memasuki sektor hilir migas  dengan membangun SPBU. Targetnya adalah membangun 10.000 SPBU diseluruh Indonesia.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas, Patuan Alfons Simanjutak, mengatakan dalam dua tahun terakhir Exxon sudah membuka sekiranya 17 SPBU mini di daerah Cikarang dan Karawang.

"Target mereka itu akan spread di seluruh wilayah Indonesia. Kalau yang sekarang itu mereka sudah buka 17 SPBU mini di daerah Karawang, Cikarang," kata Alfons.

Alfons menuturkan, selama ini bisnis SPBU memang selalu  dibuka  luas  untuk badan usaha atau swasta. 

"Untuk SPBU memang terbuka bagi badan usaha." 

Sementara itu,  External Communication Manager PT. Pertamina Persero Arya Paramita mengatakan pihaknya tak menyambut baik adanya kompetitor di sektor retail. 

“Pertamina menyambut positif hadirnya kompetitor di sektor retail, karena setiap badan usaha pasti akan bersaing untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan. Oleh karena itu, suasana kompetisi ini menjadi dorongan bagi kami untuk selalu memberikan yang lebih baik,” katanya.

Oleh sebab itu, dalam menjaga pangsa pasar, Arya mengatakan Pertamina terus memberikan pelayanan dan terobosan untuk meningkatkan kepuasan dan kesetiaan pelanggan. 

“Pertamina telah memulai beberapa terobosan baru dari sisi layanan SPBU seperti Pertashop dan Pertamina saat ini juga sedang mengembangkan digitalisasi SPBU.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga BBM

Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup