5 Berita Populer Ekonomi, Cadangan Devisa Turun Gara-gara Utang dan Sinarmas Kembangkan Kantor Ramah Lingkungan

Berita pembayaran utang pemerintah bikin cadangan devisa Januari 2019 turun US$600 juta menjadi berita terpopuler kanal Ekonomi malam ini, Kamis (7/2/2019)
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 07 Februari 2019  |  19:05 WIB
5 Berita Populer Ekonomi, Cadangan Devisa Turun Gara-gara Utang dan Sinarmas Kembangkan Kantor Ramah Lingkungan
Karyawan menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis - Abdullah Azzam

1. Pembayaran Utang Pemerintah Bikin Cadev Januari 2019 Turun

i tengah arus modal asing yang kembali mengalir ke dalam negeri, posisi cadangan devisa Indonesia turun US$600 juta menjadi US$120,1 miliar pada Januari 2019, dari US$120,7 miliar pada akhir Desember 2018.

Direktur Eksekutif Departmen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman mengatakan penurunan cadangan devisa (cadev) pada Januari 2019, baca selengkapnya di sini

2. Sinarmas Land Kembangkan Kantor Ramah Lingkungan. Apa Itu?

Pengembang properti Sinarmas Land mengembangkan gedung ramah lingkungan bertajuk Green Office Park 9 (GOP 9).

Sinarmas Land menggunakan pendekatan 'passive effort' dalam konstruksi GOP 9 untuk mengurangi beban panas dengan orientasi bangunan, baca selengkapnya di sini

3. 2018, Marketing Sales Citra Maja Raya Capai Rp900 Miliar

Citra Maja Raya membukukan prapenjualan senilai Rp900 miliar pada 2018.

"Tahun lalu, marketing sales dari Maja saja mencapai Rp900 miliar. Prospeknya masih sangat besar," ungkap Direktur Ciputra Development (CTRA) Harun Hajadi kepada Bisnis.com, Rabu (6/2/2019). Baca selengkapnya di sini

4. Harga Hunian Milenial Harus Dibawah Rp500 Juta

Generasi milenial menjadi salah satu pasar potensial dalam bisnis properti. Masalahnya, mereka menganggap rumah belum menjadi kebutuhan utama.

Hal itu membuat para pengembang harus benar-benar mengerti produk apa yang dibutuhkan dan diminati oleh milenial. Baca selengkapnya di sini

5. Manfaatkan Waralaba, Baba Rafi Berhasil Menghemat Biaya Litbang 5%

Peritel makanan siap saji kebab turki mengklaim dapat menekan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan atau litbang hingga 5%, seiring dengan pemanfaatan sistem waralaba.

Merketing Communication Manager Baba Rafi Enterprise Adnan Rifal mengatakan perusahaan pernah menderita kerugian tahun-tahun pertama operasi hanya dikarenakan pembiayaan litbang yang tinggi. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top