Tarif Bagasi Berbayar: Lion Air Group Pertimbangkan Imbauan Kemenhub

Lion Air Group sedang mengkaji kemungkinan penyesuaian tarif bagasi tercatat sesuai arahan Kementerian Perhubungan.
Rio Sandy Pradana | 01 Februari 2019 17:41 WIB
Pekerja membersihkan ruang pengambilan bagasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018). Lion Air Group dilaporkan sedang mengkaji Imbauan Kemenhub tentang tarif bagasi berbayar. - ANTARA/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA--Lion Air Group sedang mengkaji kemungkinan penyesuaian tarif bagasi tercatat sesuai arahan Kementerian Perhubungan.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang M. Prihantoro mengatakan sedang melakukan pengkajian terhadap imbauan penyesuaian tarif bagasi dari Kemenhub. Manajemen maskapai milik Rusdi Kirana tersebut masih melakukan pembahasan.

"Saat ini sedang dibicarakan di internal. Jika sudah ada perkembangan final akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Danang, Jumat (1/2/2019).

Danang menuturkan evaluasi dan pengkajian terus dilakukan manajemen agar pemberlakuan tarif bagasi tidak membebani masyarakat. Terlebih, Lion Air Group memiliki pangsa pasar rute domestik yang paling besar di Indonesia.

Lion Air Group juga akan merespons setiap imbauan dari regulator terkait sosialisasi pemberlakuan tarif bagasi tercatat maupun tarif prepaid baggage.

"Kami terus akan intensifkan sosialisasi prepaid baggage. Channel sosialisasi masih sama, tetapi konten akan dibuat lebih menyesuaikan dengan segmen masyarakat agar mudah dipahami," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta Lion Air Group lebih gencar dalam sosialisasi pemberlakuan bagasi tercatat berbayar.

Tag : maskapai penerbangan, bagasi
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top