Konsorsium PTPP Menangi Lelang Kereta Api Makassar—Parepare

Konsorsium yang dipimpin PT Pembangunan Perumahan Tbk. memenangi lelang proyek kerja sama kereta api Trans-Sulawesi segmen Makassar—Parepare menyisihkan dua konsorsium lain.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 15 Januari 2019  |  07:29 WIB
Konsorsium PTPP Menangi Lelang Kereta Api Makassar—Parepare
Pekerja melintasi bantalan jalur kereta Trans Sulawesi di Pekkae, Barru, Sulawesi Selatan. - Antara/Sahrul Manda Tikupadang

Bisnis.com, JAKARTA — Konsorsium yang dipimpin PT Pembangunan Perumahan Tbk. memenangi lelang proyek kerja sama kereta api Trans-Sulawesi segmen Makassar—Parepare menyisihkan dua konsorsium lain.

Proyek ini merupakan proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) pertama di sektor perkeretaapian.

Berdasarkan pengumuman dari panitian lelang Kementerian Perhubungan, konsorsium PT Pembangunan Perumahan Tbk. (PTPP) menjadi pemenang dengan penawaran nilai investasi Rp1 triliun dan penawaran besaran pembayaran ketersediaan layanan sebesar Rp246,74 miliar.

Badan usaha lain yang tergabung dengan konsorsium PTPP adalah PT Bumi Karsa, PT China Communication Construction Engineering Indonesia, dan PT Iroda Mitra.

Konsorsium PTPP mengungguli dua konsorsium lainnya, yaitu konsorsium Kyeryong Construction Industrial Co. Ltd., PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan Korea Rail Network Authority, serta konsorsium PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Len Industri, dan PT Waskita Toll Road. Kedua konsorsium ini dinyatakan sebagai pemenang cadangan 1 dan pemenang cadangan 2.

Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto membenarkan perihal penetapan konsorsium yang digalang perseroan sebagai pemenang proyek KPBU kereta api (KA) Trans-Sulawesi.

"Porsi kami di konsorsium 55%. Berdasarkan jadwal, penandatanganan kontrak 13 Februari [2019]," jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (14/1/2019).

Lingkup proyek KPBU kereta api Trans-Sulawesi segmen Makassar—Parepare mencakup pembangunan, pengoperasian, dan perawatan jalur kereta api di segmen F sepanjang 13,90 kilometer.

Selain itu, pemenang juga akan melakukan pengoperasian dan perawatan segmen B, C, dan D sepanjang 125,70 kilometer. Ketiga segmen tersebut dibangun oleh Kementerian Perhubungan.

Proyek penyediaan infrastruktur ini dilakukan dalam bentuk design, build, finance, operation, & maintenance dalam jangka waktu 20 tahun.

Kemenhub melansir perkiraan nilai investasi dalam proyek ini mencapai Rp1,20 triliun. Dengan kata lain, penawaran yang diajukan PT PP lebih rendah dari taksiran awal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi, kereta api, trans sulawesi

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top