Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daftar Penerima Tax Holiday Segera Ditambah

Pemerintah akan memperluas sektor penerima insentif tax holiday dalam rangka memacu kinerja ekspor. 
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 03 Oktober 2018  |  19:20 WIB
Daftar Penerima Tax Holiday Segera Ditambah
Sektor otomotif menjadi salah satu sektor yang akan mendapatkan tax holiday. - Bloomberg/Dimas Ardian
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan memperluas sektor penerima insentif tax holiday dalam rangka memacu kinerja ekspor. 

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengungkapkan pemerintah akan kembali menambah sektor yang akan menerima tax holiday dari semula 17 sektor. 

Pada April 2018, pemerintah sebenarnya telah memperluas cakupan sektor yang menerima tax holiday dari delapan menjadi 17 sektor. Keputusan tersebut dituangkan ke dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/2018 yang mengatur soal kemudahan fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan.

"Sekarang kan 17 sektor dengan 153 KBLI [Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia], itu nanti diperluas lagi," ungkap Iskandar di Gedung DPR RI, Rabu (03/10).

Dalam aturan baru, dia melihat tidak hanya industri pionir yang akan mendapatkan tax holiday dalam bentuk pengurangan pajak penghasilan. Adapun, jumlah KBLI-nya kemungkinan bisa mencapai dua kali lipat dari saat ini.

Salah satu sektor yang akan dimasukkan adalah sektor otomotif atau kendaraan bermotor karena sektornya cukup strategis. 

"Kami masih menyisir," tegas Iskandar. Namun, dia memastikan aturannya akan keluar dalam waktu dekat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tax holiday
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top