Smart City Padang Pariaman Masuk Fase Baru

Pemerintah Daerah Padang Pariaman secara resmi menyerahkan Surat Keputusan steering committee kepada Dassault Systèmes untuk pengerjaan Proyek Implementasi Smart City Padang Pariaman, dokumen pembangkit listrik tenaga surya pertama di Sumatra Barat ke PT Palu GMA Refinery Consortium (PGRC), dan dokumen KEK, pada Minggu (23/9/2018).
Emanuel B. Caesario | 24 September 2018 20:41 WIB
Penyerahan SK dari Suhatri Bur/Wakil Bupati Padang Pariaman kepada Adi Aviantoro/Country Manager Dassault Systmes Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Daerah Padang Pariaman secara resmi menyerahkan Surat Keputusan steering committee kepada Dassault Systèmes untuk pengerjaan Proyek Implementasi Smart City Padang Pariaman, dokumen pembangkit listrik tenaga surya pertama di Sumatra Barat ke PT Palu GMA Refinery Consortium (PGRC), dan dokumen KEK, pada Minggu (23/9/2018).

Pembangkit listrik tenaga surya ini dirancang dan dibangun oleh PGRC dengan menggunakan platform 3DEXPERIENCE milik Dassault Systèmes.

Seiring dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus mendukung dan meningkatkan teknologi platform 3DEXPERIENCE pada Proyek Implementasi Smart City, yang diumumkan pada upacara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Dassault Systèmes saat World Cities Summit 2018.

Ali Mukhni, Bupati Padang Pariaman, mengatakan bahwa penyerahan SK steering committee kepada Dassault Systèmes dan PGRC menandai langkah selanjutnya bagi Padang Pariaman untuk menjadi model smart city.

Smart city merupakan konsep kota yang memanfaatkan teknologi kelas dunia dalam pembangunan infrastruktur dan membangun sumber energi berkelanjutan bagi warga Padang Pariaman.

Adi Aviantoro, Country Manager Dassault Systèmes untuk Indonesia, mengatakan bahwa inovasi dalam penggunaan energi berkelanjutan akan menjadi komponen inti strategi digital Dassault Systèmes.

“Pertanian adalah pilar ekonomi utama bagi Padang Pariaman, sebab itulah strategi kami akan memastikan bahwa dampak lingkungan dari modernisasi dan infrastruktur di kabupaten akan positif dan berkelanjutan,” katanya dalam siaran pers, Senin (24/9/2018).

Mohammad Rusydi, CEO PGRC, menambahkan bahwa pihaknya sangat senang dapat berkontribusi dalam visi smart city Padang Pariaman yang berkelanjutan.

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk menyediakan fasilitas energi bersih untuk kota-kota di Indonesia dan di Asia guna mengurangi dampak lingkungan dari urbanisasi,”katanya.

Tag : smart city
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top