Harvest City Cibubur Siap Rilis Hunian Rp300 jutaan

Pengembang kawasan mandiri, Harvest City tengah menyiapkan proyek hunian baru yang akan diluncurkan pada September 2018 dengan banderol harga berkisar Rp300 juta hingga Rp600 juta.
M. Rochmad Purboyo | 30 Juli 2018 14:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang kawasan mandiri, Harvest City, di Cibubur Jawa Barat,  tengah menyiapkan proyek hunian baru yang akan diluncurkan pada September 2018 dengan banderol harga berkisar Rp300 juta hingga Rp600 juta.

Proyek ini disebut sebagai upgrade produk dari klaster Sakura yang telah terjual hingga 90% dari 600 unit yang telah dikembangkan.  Produk klaster Sakura yang telah dikembangkan, diantaranya Klaster Sakura Emiko, Klaster Sakura Daisuki, dan Klaster Sakura Chika dengan harga mulai Rp270 jutaan.

Leonard Suprijatna, Marketing Manager Harvest City, mengatakan peningkatan kemampuan daya beli calon konsumen dan tuntutan kualitas hidup yang makin meningkat menjadi dorongan bagi manajemen untuk mengembangkan produk yang lebih tinggi lagi spek huniannya,  sehingga lahirlah proyek baru yang akan diluncurkan pada September tersebut.

“Jadi tidak hanya membangun hunian baru kami juga menyiapkan proyek pendukung seperti pengembangan supermarket, rumah sakit dan SPBU untuk kebutuhan BBM. Ini akan makin membuat Harvest City makin berkembang,” kata Leonard, dalam rilisnya Senin (30/7/2018).

Pihaknya memberikan penawaran untuk program beli rumah ready kavling hoek kepada calon pembeli, seperti diskon harga hingga Rp100 juta untuk hunian dengan harga Rp400 juta hingga Rp1 miliar.Juga ada program uang muka ringan Rp7 juta gratis biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP), hingga subsidi bunga KPR sebesar 3% dari bunga promo bank selama 2 tahun.

Sedangkan, Hendry Nurhalim, Chief Executive Officer (CEO) Harvest City, mengatakan pengembang dan konsumen mendapatkan momentum bagus dengan adanya kebijakan relaksasi LTV dari Bank Indonesia.

“Mestinya konsumen dan pengembang diuntungkan karena konsumen menjadi lebih kuat daya belinya untuk membeli rumah dan pengembang lebih mudah cash flow-nya dengan sistem pencairan dan KPR dari perbankan. Jadi memang saatnya transaksi properti naik,” ujar dia.

 “Konsumen makin mudah mendapatkan kredit rumah. Tapi diperlukan juga kehatian-hatian bank dalam melihat profil calon debitur KPR. Kalau bank bisa jaga kualitas debitur maka industri properti akan makin besar jumlah pembelinya.”

CEO Harvest City tersebut  mengharapkan Harvest City ikut mendapatkan dampak dari peningkatkan transaksi properti tersebut sehingga bisa meningkatkan angka penjualan di kawasan mandiri seluas 1.350 hektare tersebut.

Tag : Harvest City
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top