Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kemenkop & UKM Dukung Revitalisasi Pasar Rakyat di Daerah

Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong revitalisasi pasar rakyat termasuk dalam penguatan kelembagaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) pengelola dan pedagang pasar rakyat.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 01 Juli 2018  |  22:58 WIB
Kemenkop & UKM Dukung Revitalisasi Pasar Rakyat di Daerah
Ilustrasi pasar tradisional. - Bisnis.com/Fariz Fadhillah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong revitalisasi pasar rakyat termasuk dalam penguatan kelembagaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) pengelola dan pedagang pasar rakyat.

Asisten Deputi Pemasaran Kemenkop dan UKM Herustiati mengatakan program revitalisasi pasar rakyat dan penataan sarana usaha kawasan pedagang kaki lima (PKL) di seluruh Indonesia, khususnya Provinsi Bali dapat meningkatkan transaksi jual beli yang semula hanya bersifat mingguan menjadi pasar harian.

Dia menambahkan program revitalisasi pasar rakyat dan penataan sarana usaha kawasan PKL juga mendapat apresiasi dari pelaku koperasi dan UMKM (KUMKM).

Program tersebut, katanya, dianggap telah memperbaiki dan meningkatkan sarana ekonomi yang selaras dengan upaya pemerataan, pembangunan hingga memperluas kesempatan kerja.

Kepala Pasar Banjar Nagari Denpasar I Nyoman Suparta mengatakan dukungan dana revitalisasi pasar dan manajemen tata kelola pasar rakyat berdampak positif pada pengembangan Pasar Banjar Nagari yang saat ini diisi oleh 56 pedagang pemilik kios dan 40 lapak dari pedagang musiman.

"Kondisi pasar menjadi lebih baik setelah revitalisasi, begitu pula dengan tata kelola meskipun begitu ada kendala khususnya dana hibah dari pemerintah daerah yang menjadi beban pengelola pasar. Kami berharap kendala tersebut dapat diatasi oleh kementerian," katanya, melalui keterangan tertulis kepada Bisnis, Minggu (1/7/2018).

Herustiasti menambahkan kebijakan pengembangan pasar rakyat tersusun dalam tiga tahapan. Pada tahap awal diberikan stimulasi pembangunan fisik melalui pola tugas perbantuan dengan harapan daerah semakin partisipatif.

Tahapan kedua dilakukan peningkatan profesionalisme melalui pendampingan manajemen.

Pada tahap ketiga dilakukan berbagai upaya penguatan kelembagaan dan peningaktan kapasitas sehingga ke depan koperasi pengelola pasar rakyat akan mampu mewujudkan pasar yang bercorak modern dan mandiri.

Dalam rangka mempertahankan eksistensi serta meningkatkan potensi pasar rakyat dan kawasan PKL sebagai penggerak perekonomian masyarakat di daerah, sejak tahun 2003-2017 telah dibangun sebanyak 728 unit pasar yang tersebar di 383 Kabupaten/Kota.

Tahun ini, pemerintah akan membangun sebanyak 51 unit pasar rakyat yang diprioritaskan di daerah perbatasan, tertinggal, maupun pascabencana.

Pemerintah juga akan melaksanakan program penataan sarana usaha 20 kawasan PKL bagi 1000 pedagang atau pelaku KUMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar rakyat
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top