Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aturan Pendaftaran Tax Holiday Terbit Pekan Ini

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan segera menerbitkan peraturan yang akan memperjelas tata cara pendaftaran tax holiday pada minggu ini
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 24 April 2018  |  17:09 WIB
Aturan Pendaftaran Tax Holiday Terbit Pekan Ini
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan segera menerbitkan peraturan yang akan memperjelas tata cara pendaftaran tax holiday pada minggu ini.

Husein Maulana, Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM, mengungkapkan pendaftaran resmi belum dibuka karena masih menunggu peraturan setingkat menteri untuk memproses pendaftaran tax holiday.

"Peraturan menterinya akan dikeluarkan akhir bulan ini," kata Husein di kantor BKPM, Selasa (24/4/2018).

Peraturan tata cara pendaftaran tax holiday ini merupakan aturan pendukung dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/2018 yang mengatur soal kemudahan fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan (tax holiday).

Nantinya, BKPM menjelaskan skema baru proses pendaftaran dari tax holiday ini akan memakan waktu yang lebih cepat yakni 5 hari kerja dari sebelumnya selama 45 hari kerja.

Peserta nantinya harus mengumpulkan kriteria dan prasyarat pengajuan kepada BKPM. Setelah itu, BKPM akan mengeluarkan rekomendasi sebelum dilanjutkan proses persetujuannya ke Kementerian Keuangan.

Aplikasi tax holiday ini bisa diserahkan kepada BKPM secara simultan saat registrasi investasi atau setidaknya satu tahun setelah investor menerima perizinan investasi dari BKPM. Namun, penyerahan berkas pengajuan harus diberikan kepada BKPM sebelum fase komersial dari investasi terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tax holiday
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top