Bandara Haluoleo Gandeng Angkasa Pura Logistik Kembangkan Terminal Kargo

Bandara Haluoleo di Sulawesi Tenggara melakukan pembenahan terminal kargo bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Logistik.
Rio Sandy Pradana | 23 April 2018 07:00 WIB
PT Angkasa Pura Logistik - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Bandara Haluoleo di Sulawesi Tenggara melakukan pembenahan terminal kargo bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Logistik.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso mengatakan sejak diserahterimakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Kemenhub pada awal 2016, Bandara Haluoleo terus berbenah. Salah satu pembenahan yang dilakukan adalah area terminal kargo bandara.

"Pembenahan tersebut dilakukan bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Logistik (APL) untuk meningkatkan sisi keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan sekaligus untuk memperlancar arus barang dan jasa di bandara itu," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (22/4/2018).

Agus menambahkan pembenahan dilakukan untuk memperluas gedung terminal kargo tersebut, yang saat ini mempunyai dimensi 1.000 meter persegi, agar terlihat semakin bagus dan berfungsi optimal.

Menurutnya, model-model kerja sama ini bisa menjadi rujukan bagi pembenahan dan pengembangan bandara-bandara lain yang saat ini dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kemenhub.

Terlebih, bandara-bandara UPBU yang sebagian besar berada di daerah terluar, terdalam, tertinggal dan rawan bencana tersebut bisa berkembang dan ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta perekonomian wilayah sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Bandara Haluoleo Rudi Richardo menuturkan pembenahan dan pengembangan terminal kargo ini dilakukan bekerja sama dengan pihak swasta.

"Pihak swasta yang akan membenahi terminal kargo tersebut sesuai dengan aturan, selanjutnya diberi hak eksklusif dalam jangka waktu tertentu sebagai penyelenggara pelayanan terminal kargo sesuai dengan investasi yang mereka keluarkan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, APL telah melakukan pembenahan terminal kargo bandara dengan investasi Rp3 miliar. Selain tampilan, juga dilakukan pembenahan sarana dan prasarana termasuk sistem teknologi informasi untuk memperlancar bisnis proses serta peningkatan kinerja dan perbaikan pelayanan.

Pada 1 Januari 2018, APL yang telah menyelesaikan pembenahan selanjutnya menyerahkan hasil penataannya kepada pengelola bandara sebagai pemilik Bandara Haluoleo. 

Setelah pembenahan selesai dilakukan, terjadi peningkatan yang signifikan terkait kelancaran arus barang kargo di bandara. Jika semula total produksinya hanya sekitar 15.000 kilogram (kg) kargo per hari, saat ini menjadi sekitar 23.000 kg kargo per hari.

Dengan demikian, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari terminal kargo itu berpotensi naik dari Rp300 juta pada 2017 menjadi Rp1 miliar pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bandara Haluoleo, Angkasa Pura Logistik

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top