Komite K2 Beri Rekomendasi Kecelakaan Konstruksi Lintas Atas Tol Manado-Bitung

Komite Keselamatan Konstruksi akan memberikan hasil rekomendasi terkait kecelakaan konstruksi pada lintas atas proyek jalan tol ManadoBitung kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, hari ini, Senin (23/4/2018).
Irene Agustine | 23 April 2018 17:25 WIB
Ilustrasi Tol Manado - Bitung - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Komite Keselamatan Konstruksi akan memberikan hasil rekomendasi terkait kecelakaan konstruksi pada lintas atas proyek jalan tol Manado—Bitung kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, hari ini, Senin (23/4/2018).

Ketua Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) Syarief Burhanuddin mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah merampungkan hasil investigasi dan memberi saran-saran perbaikan untuk proyek tol bagian pemerintah yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. tersebut.

“Rekomendasinya sudah selesai, tinggal menunggu Pak Menteri saja. Kemungkinan sore ini akan kami berikan,” katanya saat dimintai konfirmasinya melalui sambungan telepon, Senin (23/4/2018).

Syarif enggan memerinci hasil rekomendasi secara mendetail. Namun, katanya, dari hasil temuan yang dilakukan, kecelakaan tersebut salah satunya diakibatkan oleh kurangnya faktor keamanan yang diterapkan oleh emiten berkode WIKA tersebut.

“Iya ini masalah safety factor-nya.  Untuk bagian scaffolding saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Corporate Secretary WIKA Puspita Anggraeni menjelaskan bahwa sejak Senin, 16 April 2018 telah dilaksanakan pembangunan lintas atas atau overpass (dua slab) di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara (STA 13+600) dengan spesifikasi panjang bentang 36 meter dan lebar 10 meter.

Jalan tol ini sebagai penghubung atau akses Jalan Tumaluntung yang kemudian akan diikuti dengan pekerjaan konstruksi lintas bawah (underpass) jalan tol Manado—Bitung.

Pada Selasa (17/4/2018) siang, pekerjaan pengecoran pada salah satu slab, tiba-tiba runtuh, dengan salah satu slab dengan spesifikasi dan metode kerja yang sama telah berhasil dibangun.

"Dengan demikian dapat kami sampaikan klarifikasi bahwa konstruksi yang runtuh adalah overpass akses Jalan Tumaluntung yang melintas di atas lokasi rencana jalan tol Manado—Bitung [underpass] dan bukan konstruksi jalan Tol Manado—Bitung [belum terbangun]," ujarnya.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top