Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Ambruknya Tol Cibitung-Cilincing Terbit, Ada Sanksinya?

Pada Minggu (16/8/2020) sore, terjadi kecelakaan kerja berupa ambruknya konstruksi salah satu tiang di Seksi 4 ruas tol tersebut. Akibatnya, delapan pekerja mengalami luka-luka.
Pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (16/8/2020)./Antara
Pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (16/8/2020)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Komite Keselamatan Konstruksi akhirnya mengeluarkan tiga rekomendasi teknis terhadap kecelakaan kerja di proyek tol Cibitung—Cilincing yang terjadi pada 16 Agustus 2020.

Ketua Komite Keselamatan Konstruksi (K2) yang juga Direktur Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Trisasongko Widianto menjelaskan bahwa pemilik proyek diminta menindaklanjuti tiga rekomendasi berikut ini.

"Pertama, pemilik proyek wajib meminta kontraktor dan konsultan untuk melakukan evaluasi SOP [standard operating procedure], metode kerja, dan rencana keselamatan konstruksi," ujarnya kepada Bisnis, Senin (7/9/2020).

Kedua, penghentian sementara pekerjaan pengecoran pier head dengan perbaikan desain struktur perancah, serta metode pelaksanaan pengecoran beton di lapangan.

Ketiga, pelaksana mengajukan analisis metode pelaksanaan shop drawing atau gambar teknis lapangan, untuk pekerjaan yang berisiko tinggi bagi keselamatan pekerja atau publik, agar mendapatkan rekomendasi teknis dari Komite K2.

Sebelumnya, pemilik konsesi proyek jalan tol Cibitung—Cilincing, PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) menyatakan saat ini pekerjaan di proyek tersebut masih berlanjut, kecuali di seksi 4.

Direktur Utama CTP Thorry Hendrarto menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu rekomendasi teknis dari Komite K2 terkait dengan kecelakaan kerja di lokasi itu.

Pada Minggu (16/8/2020) sore, terjadi kecelakaan kerja berupa ambruknya konstruksi salah satu tiang di Seksi 4 ruas tol tersebut. Akibatnya, delapan pekerja mengalami luka-luka.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper