Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenkop & UKM Beri Pendampingan Manajemen Tata Kelola Pasar Rakyat

Kementerian Koperasi dan UKM mendorong pasar rakyat berkembang, salah satunya melalui pendampingan manajemen tata kelola pasar rakyat di Solo, Jawa Tengah, pada 14 16 Maret 2018.
Pedagang telur di pasar tradisional./JIBI-Dedi Gunawan
Pedagang telur di pasar tradisional./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM mendorong pasar rakyat berkembang, salah satunya melalui pendampingan manajemen tata kelola pasar rakyat di Solo, Jawa Tengah, pada 14 – 16 Maret 2018.

I Wayan Dipta, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop & UKM, mengatakan pihaknya menyadari pembangunan fisik tidak memberikan jaminan dan kepastian dalam menjaga pasar rakyat tetap bertahan dalam jangka panjang, sehingga diperlukan terobosan yang tepat.

"Terobosan itu dalam hal penguatan kelembagaan dan pengembangan SDM pengelola dan pedagang pasar rakyat,” ungkapnya dalam keterangan resminya yang diterima Bisnis pada Minggu (19/3/2018).

Kegiatan itu diikuti oleh 40 peserta yang mewakili dinas yang membidangi koperasi dan UMKM serta koperasi pengelola pasar rakyat dan perwakilan pedagang yang mencakup 10 pasar rakyat yang tersebar di Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Melalui kegiatan tersebut, Wayan Dipta meminta komitmen dan kesungguhan koperasi pengelola pasar rakyat agar benar-benar mampu melaksanakan tugasnya melalui penerapan tata kelola yang amanah (good governance).

Hal tersebut agar kesan pasar rakyat yang kumuh, becek, tidak menarik mampu diubah menjadi pasar yang penuh pesona, atraktif, serta memberikan tempat yang layak berjualan bagi pedagang dan layak belanja bagi para pembeli. “Dengan demikian, pasar rakyat akan mampu menjadi kebanggaan daerah.”

Dia menjelaskan Kemenkop & UKM telah memberikan stimulus pembangunan fisik pasar rakyat melalui pola tugas perbantuan.

Wayan Dipta berharap koperasi pengelola pasar rakyat dengan didukung penuh pedagang di dalamnya mampu mewujudkan pasar rakyat yang benar-benar menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja di tengah maraknya pasar-pasar modern.

“Pendampingan manajemen tata kelola Pasar Rakyat ini secara intensif membedah konten dan aplikasi tata kelola ideal yang seharusnya dilakukan sebagai representasi profesionalisme pengelolaan untuk mewujudkan pasar yang layak usaha dan layak kunjung,” ujarnya.

Selain itu, menurut dia, pendampingan manajemen juga dilengkapi dengan teknik mendesain dan memperkuat branding pasar rakyat sehingga menjadi lebih atraktif dan bahkan dalam jangka panjang mampu menjadi destinasi wisata dan ikon daerah.

Untuk memberikan inspirasi pengelolaan pasar rakyat, juga dilakukan berbagi informasi dan pengalaman sukses yang telah dilakukan oleh KSU Gemah Ripah Yoyakarta dalam mengelola pasar rakyat.

“Para peserta memberikan apresiasi yang mendalam model pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pendampingan manajemen tata kelola pasar rakyat yang dinilai pas dan sangat inspiratif,” ujar Wayan Dipta.

Herustiasti, Asisten Deputi Urusan Pemasaran Kementerian Koperqasi & UKM, menambahkan kebijakan pengembangan pasar rakyat terbingkai dalam tiga tahapan.

Pada tahap awal diberikan stimulasi pembangunan fisik melalui pola tugas perbantuan dengan harapan daerah semakin partisipatif. Tahapan kedua dilakukan peningkatan profesionalisme melalui pendampingan manajemen.

Pada tahap ketiga dilakukan berbagai upaya penguatan kelembagaan dan peningaktan kapasitas sehingga ke depan koperasi pengelola pasar rakyat akan mampu mewujudkan pasar yang bercorak modern dan mandiri.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Agne Yasa

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper