Pemerintah Putuskan Setop Pembangunan Jalan Layang, Termasuk Tol Becakayu!

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memutuskan menghentikan pembangunan pekerjaan jalan layang untuk sementara waktu.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  10:44 WIB
Pemerintah Putuskan Setop Pembangunan Jalan Layang, Termasuk Tol Becakayu!
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung-Melayu (Becakayu) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk. (Persero) di Jakarta, Senin (17/4). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memutuskan menghentikan pembangunan pekerjaan jalan layang untuk sementara waktu.

Plt. Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan keputusan bahwa tersebut diambil Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono setelah terjadi kembali kecelakaan konstruksi di proyek jalan layang. Pagi tadi, kecelakaan konstruksi terjadi di proyek jalan tol Bekasi—Cawang—Kampung Melayu atau Becakayu yang dibangun secara melayang ataul elevated.

"Betul. Ditugaskan oleh pak Menteri untuk moratorium dulu pekerjaan Kami yang elevated," kata Arie saat Bisnis.com meminta konfirmasinya, Selasa (20/2/2018).

Arie mengatakan bahwa moratorium tersebut akan dilakukan sampai para kontraktor selesai melakukan evaluasi metode kerja dan mekanisme pengawasan proyek.

"Sampai masing masing proyek mengajukan ulang rencana kerja detail termasuk pengawasan dan mendapatkan approval dari Tim K3 [Komite Keselamatan Konstruksi]," jelasnya.

Salah satu bekisting pier head di proyek jalan tol Becakayu ambruk pada pukul 03.00 WIB pada saat dilakukan pengecoran pier head dengan kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga jatuh. Area kerja merupakan milik PT Waskita Karya Tbk.

Atas kejadian ini, Waskita telah melakukan evakuasi terhadap 7 korban luka dan sudah dilakukan pengananan di RS UKI.

Kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek pembangunan jalan tol Becakayu itu menambah panjang daftar kecelakaan konstruksi. Secara total, sedikitnya terjadi 14 kecelakaan konstruksi sejak 6 bulan terakhir. Pada Minggu (4/2/2018) pagi, terjadi kecelakaan pada kerja proyek jalur ganda kereta cepat atau double-double track Jakarta—Bandung di kawasan Matraman, Jatinegara Jakarta Timur.

Seminggu sebelumnya, kecelakaan kerja berupa robohnya box girder pembangunan kereta ringan (light rail transit/LRT) di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. Kecelakaan kerja itu terjadi pada Senin (22/1/2018) dini hari.

Berikut ini rentetan kecelakaan kerja yang dirangkum Bisnis.com, sejak 4 Agustus 2017 sampai dengan 4 Februari 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
waskita karya, kecelakaan konstruksi

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top