Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PJB Percepat Pembangunan PLTU Jawa VII

PT Pembangkitan Jawa-Bali anak perusahaan PT PLN terus mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Jawa 7 dengan kapasitas 2x1.000 megawatt yang ditargetkan beroperasi pada 2019.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 23 Agustus 2017  |  15:01 WIB
PJB Percepat Pembangunan PLTU Jawa VII
Ilustrasi PLTU - pln.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Pembangkitan Jawa-Bali anak perusahaan PT PLN terus mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Jawa 7 dengan kapasitas 2x1.000 megawatt yang ditargetkan beroperasi pada 2019.

Maneger Corporate Secretary PT PJB Heri Suprianto mengatakan, saat ini progress pembangunan masih berjalan lancar. Ada beberapa langkah yang dilakukan pihaknya untuk mempercepat selesainya pembangunan proyek pembangkit listrik di Banten itu.

"Kita terus berupaya agar PLTU Jawa VII bisa beroperasi maksimal. Semua pengerjaan terus dipercepat," katanya saat kunjungannya ke Bisnis Indonesia, Rabu (23/8).

PLTU Jawa 7 yang berlokasi di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten merupakan bagian proyek 35.000 MW.
Pembangkit ini dibangun dengan skema pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) oleh konsorsium China Shenhua Energy Company Limited dan PJB.

Senhua mempunyai kepemilikan saham sebesar 70% bersama PJB dengan kepemilikan saham 30%. Senhua membentuk Special Purpose Company dengan nama PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (PT SGPJB).

Teknologi yang digunakan pada PLTU Jawa 7 adalah ultra super critical boiler sebagai teknologi baru di bidang pembangkitan yang berbahan bakar batubara kalori rendah (4.000 – 4.600 kkal/kg AR). Jenis pembangkit ini dipilih karena memiliki efisiensi yang tinggi dan lebih ramah lingkungan.

Proyek ini telah mendapatkan dana dari China Development Bank untuk pembangunan pembangkit tersebut. Nilai investasi yang diperlukan untuk membangun proyek diperkirakan mencapai US$2miliar. Dia berkomitmen akan merampungkan proyek tersebut pada 2019.

Menurut Heri, pembangkit tersebut akan dioperasikan secara bertahap. Pertama, pembangkit tersebut akan dioperasikan 1x1.000 MW.

Heri mengatakan, saat ini, PLN masih melelang kepada beberapa perusahaan untuk memenuhi pasokan batu bara. Pihaknya juga belum mengetahui secara pasti berapa jumlah batu bara yang diperlukan per harinya.

"PLTU Paiton dengan kapasitas 400 MW membutuhkan 3,5 juta ton per tahun. Kira-kira perbandingan pasokan batu bara PLTU Jawa 7 seperti itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pltu pembangkit listrik 35.000 mw
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top