Stok Daging Sapi Cukup Hingga H-2, KPPU Berharap Harga Tidak Naik

Komisi Pengawas Persaingan Usaha memastikan stok daging sapi segar cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen hingga H-2 lebaran.
Deliana Pradhita Sari | 19 Juni 2017 02:30 WIB
Pedagang menata daging sapi yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (16/5). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA--Komisi Pengawas Persaingan Usaha memastikan stok daging sapi segar cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen hingga H-2 lebaran.

Kesimpulan ini didapat setelah KPPU dan tim satgas pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah pemotongan hewan Karawaci.

"Dari info yang kami dapat, feedloter dan rumah pemotongan hewan [RPH] siap memenuhi kebutuhan konsumen hingga H-2," ujar ketua KPPU Syarkawi Rauf dalam sidak di Karawaci, Tangerang, Minggu malam (18/6/2017).

Kendati permintaan melonjak menjelang lebaran, RPH masih sanggup untuk menyetok daging sapi segar ke peritel. Pasalnya, pasokan sapi dari perusahaan penggemukan sapi (feedloter) ke RPH juga meningkat empat kali lipat sejak H-7.

"Dengan begitu, tidak ada alasan bagi konsumen mendapatkan daging sapi dengan harga tinggi," ujar Syarkawi.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengungkapkan harga daging sapi di pasar stabil di kisaran Rp110.000-Rp120.000.

Pihkanya mengaku telah melakukan penetrasi pasar secara intensif. Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan stok dan menjaga harga tidak melonjak.

"Jelang lebaran harga daging sapi stabil, dan inilah yang kami inginkan," katanya dalam kesempatan yang sama.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga memastikan pasokan sapi cukup untuk memenuhi kebutuhan Ramadan hingga lebaran. Setidaknya, stok sapi lokal tersedia 364.000 ton dan sapi bakalan 157.000 ekor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
daging sapi

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top