Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JALAN TOL : Soroja Belum Bisa Dilalui Saat Mudik

Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan bahwa proyek jalan tol SoreangPasirkoja atau Soroja sepanjang 10,57 kilometer tidak termasuk ke dalam daftar ruas tol yang akan difungsionalkan untuk arus mudik Lebaran pada tahun ini.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 04 Mei 2017  |  20:29 WIB
Jalan tol Soroja di Jawa Barat - Antara
Jalan tol Soroja di Jawa Barat - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan bahwa proyek jalan tol Soreang—Pasirkoja atau Soroja sepanjang 10,57 kilometer tidak termasuk ke dalam daftar ruas tol yang akan difungsionalkan untuk arus mudik Lebaran pada tahun ini.

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan, pihaknya cenderung meminta agar PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) untuk fokus mempercepat konstruksi proyek tersebut sehingga dapat beroperasi pada Juli tahun ini.

“Saya ragu bisa dipakai karena timbunannya masih belum [selesai] kemarin. Jadi, pakai jalan biasa saja, lebih baik fokus diselesaikan dulu,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis, Rabu (5/3).

Dia mengakui, faktor cuaca menjadi penyebab molornya konstruksi proyek jalan tol tersebut. Sebelumnya, jalan tol Soroja gagal memenuhi target untuk  dapat berfungsi pada PON 2016.

Target tersebut akhirnya diundur menjadi Mei tahun ini, tetapi sepertinya kembali gagal terpenuhi jika melihat progres konstruksi yang baru mencapai 71%.

Herry menambahkan, pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Soroja ini belum sepenuhnya rampung.

Berdasarkan data pengawasan jalan tol, progres lahan yang dibebaskan mencapai 99,03% dan kebutuhan biaya tanah keseluruhan mencapai Rp921 miliar.

Ketika ditanyakan mengenai pembengkakan biaya investasi, pihaknya belum bisa menjanjikan penyesuaian tarif dari rencana bisnis awal.

Pasalnya, dia menganggap, keterlambatan operasional bukan disebabkan oleh kesalahan pemerintah dalam penyediaan lahan.

“Perjanjian memungkinkan evaluasi tarif kalau kesalahannya bukan karena mereka, misalnya, kalau pembebasan lahannya terlambat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pesimistis dengan capaian target penuntasan proyek jalan tol Soroja.
 
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memastikan operasional Soroja yang ditargetkan terakhir bisa dibuka Agustus 2017 ini terus molor. Perkembangan Soroja masih jauh dari harapan meski saat ini progres pembangunan struktur jalan sudah hampir rampung.

"Total keseluruhan dari perkembangan konstruksi dari bulan Maret lalu naiknya kurang signifikan," katanya di Bandung, Rabu (3/5).

Berdasarkan laporan pengusahaan jalan tol Soroja, hingga akhir April 2017, progres konstruksi jalan tol itu baru mencapai 71,04%.

"Capaian didominasi pekerjaan struktur 98% dan timbunan tanah yang baru 67%. Sementara itu, pada awal Maret lalu total konstruksi mencapai 65%," ujarnya.

Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah ruas tol untuk dapat fungsional pada Lebaran tahun ini. Beberapa di antaranya yaitu Trans-Jawa sepanjang 327 kilometer, yang membentang sejak Brebes Timur hingga Ngalian sepanjang 145 kilometer, dan Semarang  hingga Surabaya sepanjang 227 kilometer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jalan tol bpjt TOL SOROJA
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top