Mulai 24 Mei, AirAsia Terbang dari Bali ke Tokyo

AirAsia X Indonesia mulai melayani penerbangan langsung dari Bali, Indonesia menuju Tokyo Narita, Jepang pada 24 Mei 2017 dengan frekuensi terbang sebanyak empat penerbangan per pekan.
Ringkang Gumiwang | 21 Maret 2017 15:35 WIB
Air Asia - en.wikipedia.org

Bisnis.com, JAKARTA - AirAsia X Indonesia mulai melayani penerbangan langsung dari Bali, Indonesia menuju Tokyo Narita, Jepang pada 24 Mei 2017 dengan frekuensi terbang sebanyak empat penerbangan per pekan.

CEO Grup AirAsia di Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan pembukaan rute penerbangan internasional baru tersebut sudah disetujui otoritas penerbangan Indonesia dan Jepang sejak 16 Maret 2017 yang lalu.

“AirAsia X Indonesia akan terbang langsung dari Bandara Ngurah Rai Bali ke Bandara Narita Tokyo mulai 24 Mei 2017 dengan jadwal penerbangan empat kali dalam seminggu,” katanya, Selasa (21/3/2017).

Dendy menambahkan AirAsia X Indonesia akan mengoperasikan pesawat A330-300 dengan kapasitas 377 kursi untuk rute Bali-Narita. Dari total kursi tersebut, sebanyak 12 kursi diantaranya merupakan kursi Premium Flatbed.

Untuk merayakan peluncurannya, AirAsia X Indonesia menawarkan tarif promo mulai dari Rp1,19 juta untuk kursi ekonomi dan Rp4,39 juta untuk Premium Flatbed. Adapun, tarif promo tersebut berlaku untuk sekali jalan.

“Dengan rute baru ini, kami berharap dapat berkontribusi lebih pada perekonomian kedua negara. Kami menawarkan tarif terhemat bagi yang ingin mengunjungi Pulau Dewata, ataupun ke Negeri Matahari Terbit,” tutur Dendy.

Untuk diketahui, maskapai yang didirikan pada 2014 ini melayani penerbangan jarak jauh berbiaya hemat pertama di Indonesia. Saat ini, AirAsia X Indonesia telah mengoperasikan dua pesawat A330-300.

CEO AirAsia X Indonesia Sulistyo Nugroho Hanung menuturkan wisatawan Jepang yang berkunjung ke Bali saat ini cukup besar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah turis Jepang yang berkunjung ke Bali mencapai 235.009 orang pada 2016.

“Jepang saat ini berada di peringkat ketiga dalam daftar jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali. Kami juga melihat ada pertumbuhan yang konstan dari kunjungan turis Jepang setiap tahunnya,” ujarnya.

Seiring dengan dibukanya rute baru tersebut, lanjut Sulistyo, turis Jepang juga berkesempatan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata lainnya di Indonesia, seperti Candi Borobudur di Yogyakarta, surga kuliner di Bandung dan lain sebagainya.

Dia optimistis dibukanya penerbangan langsung Bali-Narita, dan sebaliknya itu dapat ikut mendukung program pemerintah yang ingin mengejar jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang pada 2019.

“Visi kami adalah memperkuat posisi sebagai operator penerbangan jarak jauh berbiaya hemat nasional terkemuka, sekaligus untuk membangun jaringan yang kuat dengan seluruh maskapai yang berafiliasi dalam Grup AirAsia,” katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
air asia

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top