Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PDB AS: Diprediksi Naik 2,5%, Kinerja Ekspor Jadi Harapan

Menurut prediksi para Ekonom dalam survey Reuters, produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh 2,5% secara tahunan pada kuartal ketiga, setelah mencatatkan pertumbuhan 1,4% pada kuartal kedua. Angka pertumbuhan tersebut akan menjadi yang terkuat sejak kuartal kedua 2015
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 28 Oktober 2016  |  15:23 WIB
Ilustrasi. - .
Ilustrasi. - .

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat diprediksi akan terakselerasi pada kuartal ketiga, di saat para konsumen mempertahankan kuatnya laju belanja serta seiring melonjaknya kinerja ekspor.

Menurut prediksi para Ekonom dalam survei Reuters, produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh 2,5% secara tahunan pada kuartal ketiga, setelah mencatatkan pertumbuhan 1,4% pada kuartal kedua. Angka pertumbuhan tersebut akan menjadi yang terkuat sejak kuartal kedua 2015.

Di samping dukungan dari belanja konsumen dan ekspor, pertumbuhan ekonomi AS juga diharapkan mendapatkan dorongan dari rebound pada aktivitas pertambangan dan investasi persediaan.

“Selama memiliki belanja konsumen, kestabilan pada belanja modal, aktivitas perdagangan, dan persediaan, komposisi yang seimbang tersebut akan membuat kita percaya diri bahwa segala sesuatu berjalan pada arahnya,” ujar Anthony Karydakis, Kepala strategi ekonomi Miller Tabak, seperti dilansir Reuters hari ini (Jumat, 28/10/2016).

Belanja konsumen cenderung terus akan mendorong ekonomi pada kuartal ketiga, bahkan meskipun lajunya melambat dari tingkat 4,3% yang kuat pada kuartal kedua. Belanja konsumen, yang berkontribusi lebih dari dua pertiga dari kegiatan ekonomi AS, diharapkan meningkat 2,8%.

“Konsumen adalah bintang bagi perekonomian. Fundamental menopang belanja konsumen ke depannya. Neraca rumah tangga berada dalam kondisi yang baik, pertumbuhan pekerjaan solid, dan pertumbuhan upah naik,” kata Ryan Sweet, Ekonom senior Moody Analytics.

Seperti diketahui, tanda-tanda penguatan ekonomi akan suportif bagi langkah kenaikan suku bunga AS oleh bank sentral AS Federal Reserve pada Desember.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as pdb as
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top