Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RENCANA KEK SORONG : Jokowi Minta Kalkulasi Potensi

Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian teknis untuk segera mengkalkulasi potensi produksi, pasar dan ketersediaan listrik dalam rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 14 Juni 2016  |  15:52 WIB
Pelabuhan Sorong - Antara
Pelabuhan Sorong - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian teknis untuk segera mengkalkulasi potensi produksi, pasar dan ketersediaan listrik dalam rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong.

Dalam pembukaan rapat terbatas, Kepala Negara mengatakan pemerintah perlu mempercepat pembangunan di Tanah Papua, khususnya Papua Barat.

Dia menjelaskan pembangunan Papua tidak hanya terbatas terkait konektivitas, namun juga menciptakan kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi di Tanah Papua.

"Saya minta untuk betul-betul dipastikan dari sisi kesiapan lokasi, zonasi, lahan, infrastruktur, transportasi, juga kelembagaannya," ujarnya dalam pembukaan ratas di Kantor Staf Presiden, Selasa (14/6/2016).

Jokowi meminta agar pelaksanaan tol laut betul-betul terintegrasi dengan kawasan industri dan pusat produksi di Papua.

"Sehingga nantinya kapal-kapal tol laut yang hilir mudik atau ke Papua terisi penuh dengan barang yang diproduksi di Tanah Papua," ujarnya.

Utamanya, Jokowi merinci bahwa kementerian teknis harus segera menghitung potensi bahan baku, potensi pasar, ketersediaan listrik dan juga kelembagaan untuk KEK Sorong.

"Pengalaman kita mengenai [Badan Otorita] Batam harus jadi perhatian bersama. Saya tidak ingin masalah kelembagaan menjadi penghambat kita dan juga tidak tumpang tindih kewenangnanya dengan apa yang sudah dimiliki pemda," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sorong kek kawasan ekonomi khusus
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top