Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sudah Diintervensi Operasi Pasar, Harga Gula di Kediri Masih Tinggi

Kendati operasi pasar murni telah berlangsung hampir dua pekan, harga gula kristal putih di Kota Kediri belum turun signifikan.n
Warga antre untuk membeli sembako saat operasi pasar murah/Ilustrasi-ANTARA
Warga antre untuk membeli sembako saat operasi pasar murah/Ilustrasi-ANTARA

Bisnis.com, KEDIRI - Kendati operasi pasar murni telah berlangsung hampir dua pekan, harga gula kristal putih di Kota Kediri belum turun signifikan.

Harga gula di tingkat eceran masih Rp15.500 per kg, hanya turun Rp500 dari level dua pekan lalu yang sempat Rp16.000 per kg. Padahal, OPM yang dilakukan Pemprov Jawa Timur sejak 27 Mei menyuplai gula ke pasar dengan harga Rp11.750 per kg alias Rp3.750 di bawah harga pasar.

Wahid, pedagang di Pasar Bandar, menuturkan permintaan gula memang menurun drastis sejak ada OPM. Dia hanya mampu menjual 25 kg per hari dari sebelumnya 50 kg per hari. Namun, sulit baginya menurunkan harga menyamai harga OPM.

"Bagaimana mau menurunkan harga? Harga kulakan saya dari distributor Rp14.800 per kg," ungkapnya, Selasa (7/6/2016).

Wahid mengatakan harga gula memang sempat turun menjadi Rp14.500 per kg pada pekan pertama pelaksanaan OPM, tetapi kembali menanjak ke level Rp15.500 per kg pekan ini.

Sulis, pedagang di pasar yang sama, tetap menjual gula Rp15.000 per kg karena harga di tingkat distributor sudah Rp14.700 per kg. "Distributor tidak mau menurunkan harga meskipun OPM di mana-mana," ungkapnya.

Selama 12 hari pelaksanaan OPM Pemprov, Perum Bulog Subdivre Kediri telah menggelontor gula 51,2 ton ke enam pasar di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Nganjuk yang menjadi titik pelaksanaan OPM.

Jumlah itu lebih lebih banyak dari realisasi OPM beras yang hanya 26 ton, minyak goreng 24.555 liter, dan tepung terigu 3,9 ton. Di samping karena peningkatan kebutuhan menjelang Lebaran, permintaan gula lebih tinggi karena harga OPM jauh lebih rendah dari harga pasar.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar optimistis harga akan terus menurun pada pekan-pekan mendatang menyusul intensitas OPM yang makin tinggi. Menyusul OPM yang dilakukan Pemprov, Pemkot Kediri akan mulai menggelar OPM Rabu (8/6).

Berkaca pada hasil OPM Kota Kediri sebelumnya, yang digelar menjelang Natal 2015, kegiatan itu, menurut Abu, mampu menekan inflasi Kota Kediri tahun itu ke level 1,7%.

"Inflasi Kota Kediri tahun lalu yang terendah di Jatim. Sekarang (harga) sudah turun, meskipun belum signifikan. Besok bakal turun lagi," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kota Kediri Yetty Sisworini mengakui harga gula tahun ini adalah rekor tertinggi selama ini.

"Biasanya menjelang Lebaran sekalipun, harga gula tidak setinggi sekarang. Normalnya Rp12.000-Rp12.500 per kg," ungkapnya.

Dalam OPM yang akan digelar Pemkot, 350 kg gula akan diguyur ke setiap titik dengan harga Rp11.000 per kg. Dalam sehari, Pemkot akan menggelar OPM di empat titik.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sri Mas Sari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper