Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BIAYA LOGISTIK: Sislognas Harus Jadi UU

Pelaku usaha logistik menilai untuk membereskan benang kusut rantai pasok logistik dan menurunkan biaya logistik, Sistem Logistik Nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.26/2012 harus dinaikkan menjadi Undang-undang.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 04 Maret 2016  |  12:52 WIB
BIAYA LOGISTIK: Sislognas Harus Jadi UU
Sejumlah truk antre menimbang di pintu masuk pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.). - Antara/ Didik Suhartono
Bagikan

Bisnis.com, Jakarta— Pelaku usaha logistik menilai untuk membereskan benang kusut rantai pasok logistik dan menurunkan biaya logistik, Sistem Logistik Nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.26/2012 harus dinaikkan menjadi Undang-undang.

Sekjen ALFI Akbar Djohan mengatakan payung hukum sislognas bisa menjadi UU karena banyaknya keterlibatan stakeholder untuk menyelesaikan permasalahan logistik. Sebanyak 16 kementerian/lembaga juga terkait sehingga diperlukan harmonisasi regulasi untuk mencapai penurunan biaya logistik.

“Payung hukum sislognas seharusnya jadi UU karena keterlibatan stakeholder di sislognas ini sangat luas, ada 16 K/L sehingga lintas sektoral perlu dikoordinir sama UU yang lebih tinggi,” katanya, di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Sebelumnya, Supply Chain Indonesia (SCI) melaporkan implementasi Sistem Logistik Nasional yang tertuang dalam Perpres No. 26/2012 belum efektif yang dapat dilihat dari tingkat pencapaian target Sislognas tahap I tahun 2011-2015 yang rendah.

Implementasi Sislognas terkendala oleh tingkatan hukum berbentuk Perpres sehingga kurang efektif dan tidak adanya lembaga permanen dalam perbaikan dan pengembangan sektor logistik.

Pelaku logistik menuntut pemerintah untuk buka-bukaan menelanjangi komponen biaya logistik pada rangkaian rantai pasok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik sislognas alfi
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top