Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Buruh di Depok Ancam Mogok Kerja Hingga Jumat (27/11)

Kalangan Buruh di Depok mengancam akan mogok kerja apabila pengusaha tidak melaksanakan rekomendasi yang ditetapkan Dewan Pengupahan Depok.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 24 November 2015  |  19:03 WIB
Buruh di Depok Ancam Mogok Kerja Hingga Jumat (27/11)
Ilustrasi: Ratusan buruh melakukan aksi mogok di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta, Selasa (24/11). - Antara

Bisnis.com, DEPOK- Kalangan Buruh di Depok mengancam akan mogok kerja apabila pengusaha tidak melaksanakan rekomendasi yang ditetapkan Dewan Pengupahan Depok.

"Kami akan mogok kerja hingga Jumat, 27 November apabila rekomendasi itu dibiarkan," ujar Ketua Forum Buruh Kota Depok Arif Rahman pada Bisnis.com, Selasa (24/11/2015).

Dewan Pengupahan Kota Depok telah memberikan rekomendasi terkait besaran upah pada 2016 antara lain katagori UMK sebesar Rp3.046.180, UMSK III Rp3.142.000, UMSK II B, Rp3.306.000, UMSK II A dan UMSK I, Rp3.468.000.

Pada Selasa (24/11/2015) sekitar 3.000 dari total 30.000 buruh di Depok melaksanakan unjuk rasa dengan berkeliling ke sejumlah kawasan di Depok.

Mereka menuntut agar Perda Kota Depok No 10/2014 tentang PKWT dan pekerja harian lepas dilaksanakan. Mereka juga meminta agar pengusaha menyetop pemutusan hubungan kerja sepihak yang dinilai merugikan buruh.

Dia menambahkan pengusaha juga diimbau untuk melaksanakan Undang-Undang No 21/2000 tentang kebebasan berserikat.

"Tuntutan terakhir adalah hapus sistem outsourcing yang tidak sesuai dengan Undang-Undang No 13/2003 dan Permenaker No 19/2012," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh sistem pengupahan buruh mogok
Editor : Saeno

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top