Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadin Pekalongan Soroti Kerusakan Infrastruktur Pariwisata

Kamar Dagang dan Industri Kota Pekalongan Jawa Tengah mendesak perbaikan infrastruktur pariwisata dalam menyambut Lebaran 2015.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 07 Juli 2015  |  20:53 WIB
Warga keturunan Tionghoa memainkan Liong di depan perahu naga saat perayaan Peh Cun, di Pantai Pasir Kencana, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2015). - Antara/Pradita Utama
Warga keturunan Tionghoa memainkan Liong di depan perahu naga saat perayaan Peh Cun, di Pantai Pasir Kencana, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2015). - Antara/Pradita Utama

Bisnis.com, PEKALONGAN - Kamar Dagang dan Industri Kota Pekalongan Jawa Tengah mendesak perbaikan infrastruktur pariwisata dalam menyambut Lebaran 2015.

Ketua Kadin Kota Pekalongan Ricsa Mangkula mengatakan akses pariwisata di Kota Batik dinilai masih jelek. Dengan kondisi tersebut, pengunjung yang didominasi pemudik tidak tertarik mengunjungi pariwisata di kota.

Momentum lebaran, imbuhnya, mestinya waktu yang tepat untuk menjaring wisatawan mengeksplorasi keunggulan lokasi pariwisata. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pekalongan sebaiknya menganggarkan perbaikan infrastruktur setiap tahunnya.

"Pariwisata itu kan cukup luas maknanya. Saya lihat kesiapannya sangat kurang," papar Ricsa saat ditemui Bisnis.com, Selasa (7/7/2015).

Kadin Kota Pekalongan, ujarnya, menilai keseriusan pemerintah daerah untuk menggarap sektor pariwisata sangat kurang optimal sehingga wisatawan memilih untuk berkunjung ke mal dan pusat perbelanjaan.

Wali Kota Pekalongan Basyir Ahmad mengatakan selama dirinya memimpin Kota Pekalongan dua periode, kemajuan kota di wilayah ini membaik.

Pihaknya bahkan mengklaim telah membenahi lokasi pariwisata dengan membentuk kampung batik yang bisa dikunjungi wisatawan.

"Kami maksimalkan sektor pariwisata karena di wilayah ini merupakan lokasi perlintasan. Ke depan, Pekalongan harus menjadi kota tujuan," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur pariwisata pekalongan
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top