Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri VS Pasar Modal: Ini Pilihan Wapres Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat lebih mengedepankan kemajuan industri dan teknologi di dalam negeri, dibandingkan dengan kemajuan pasar modal.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 23 Januari 2015  |  04:30 WIB
Wapres Jusuf Kalla
Wapres Jusuf Kalla

Bisnis.com, JAKARTA--Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat lebih mengedepankan kemajuan industri dan teknologi di dalam negeri, dibandingkan dengan kemajuan pasar modal.

Saat menghadiri Silahturahmi KAHMI, Jusuf Kalla mengatakan perkembangan industri dan teknologi di dalam negeri lebih menguntungkan masyarakat.

Pasalnya, perkembangan industri dan teknologi dapat memberikan nilai tambah yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Berapapun pertumbuhan pasar modal, walaupun sampai 20% atau 30% dalam setahun, pemodal lah yang lebih diuntungkan," katanya di Jakarta, Kamis (22/1) malam.

Jusuf Kalla menuturkan Indonesia dapat belajar dari China yang lebih mengutamakan perkembangan industri dan teknologi dibandingkan dengan pasar modal.

Dengan cara seperti itu, China berhasil menciptakan perekonomian yang kuat, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakatnya.

Jusuf Kalla kerap menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang disokong oleh pertumbuhan industri di dalam negeri.

Selama ini pertumbuhan ekonomi nasional dianggap masih timpang, karena pertumbuhan pasar modal jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dia pun sempat meminta investor untuk tidak hanya memikirkan keuntungan saat menanamkan modalnya di dalam negeri.

Investor, menurutnya, harus mau menginvestasikan kembali keuntungannya di dalam negeri untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi. 

Tingginya pertumbuhan pasar modal di dalam negeri memang menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing.

Hal tersebut ditandai dengan derasnya dana asing yang masuk ke pasar modal nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri jk
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top