Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemerintah Buka Opsi Pailitkan TubanPetro

Pemerintah berencana mempailitkan PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) untuk mempercepat pemanfaatan aset PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 14 Januari 2015  |  01:03 WIB
Pemerintah Buka Opsi Pailitkan TubanPetro
Kilang minyak - skkmigas.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah berencana mempailitkan PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) untuk mempercepat pemanfaatan aset PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan kondisi TubanPetro saat ini memiliki hutang yang menggunung sehingga opsi mempailitkan TubanPetro menjadi tindakan realistis yang bisa diambil pemerintah.

“Aduh kondisinya rumit sekali, barangkali pilihannya harus kita pailitkan,” katanya seusai rapat koordinasi membahas TubanPetro di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (13/1/2015).

Sayangnya, Sofyan belum merinci kapan proses pailit akan dikenakan. Dia hanya menyebutkan proses pailit akan lebih baik jika dilakukan secepatnya. Lagipula, pihaknya telah mendorong opsi pailit sejak 10 tahun lalu ketika menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dia menjelaskan nantinya aset TubanPetro akan dilelang setelah dipailitkan. Sofyan mengibaratkan aset TubanPetro seperti besi tua yang bisa dijual. (Bisnis.com)

BACA JUGA:

Ini Alasan Pertamina Enggan Akuisisi TubanPetro

HARGA MINYAK MEROSOT: Produksi Tak Mungkin Naik Tahun Ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tppi

Sumber : Bisnis.com

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top