Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Lirik Sektor Padat Modal

Para investor yang tergabung dalam 20-20 Investment Association melirik sektor padat modal seperti infrastruktur menjadi ladang investasi.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 04 November 2014  |  19:31 WIB
Investor Lirik Sektor Padat Modal

Bisnis.com, JAKARTA - Para investor yang tergabung dalam 20-20 Investment Association melirik sektor padat modal seperti infrastruktur menjadi ladang investasi.    

Investor dari Quvat Management Tom Lembong mengatakan program pemerintahan Joko Widodo seperti tol laut, pelabuhan, jalur KA, pembangkit listrik dan jalan tol sangat disukai oleh delegasi investor berkantong tebal tersebut.

"Ini investor yang bawa dana besar sekali US$8 triliun sekitar Rp96.000 triliun pasti cocok investasi mereka yang padat modal seperti infrastruktur," katanya seusai pertemuan dengan Jokowi di Istana Kepresidenan, Selasa (4/10/2014).

Sejauh ini mereka menilai sektor komoditas kurang prospek lantaran harga kelapa sawit dan pertambangan sedang tertekan.

Menurut Tom, program Jokowi lebih masuk akal seperti pariwisata diprediksi mampu bersaing di kancah internasional.

Adapun nilai investasi yang akan dikucurkan masih dirahasiakan oleh Tom karena saat ini masih perlu survei beberapa lokasi yang akan dibidik.

Seperti Yogyakarta memiliki potensi luar biasa selain pariwisata yakni industri kreatif bidang informasi teknologi.

"Satu perusahaan yang akan kita kunjungi, itu namanya gameloft di Jogja. Ini industri yang sangat menarik, pasarnya global, buat budaya kita dan intelektual kita cocok," jelas Tom.

Sedikit diceritakan oleh Tom, investor dalam 20-20 Investment Association merupakan investor jangka panjang sehingga diharapkan menekan ketergantungan terhadap hot money.

Mereka bergerak dalam bidang manajer investasi yang mengelola dana pensiun. Beberapa di antaranya yakni Canadian Pension Plan sebuah perusahaan dana pensiun dari Kanada, NPS (Nasional pension Service) perusahaan dari Korea.

Investor dari seluruh dunia itu akan berada di Indonesia selama tujuh hari, meliputi tiga hari di Jakarta, dua hari di Yogyakarta dan dua hari di Bali.

Beberapa hari ini di Jakarta mengadakan forum panel yang dihadiri perusahaan seperti PT Jasamarga Tbk., PT Pelindo III dan PT AKR Corporindo Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor proyek infrastruktur padat modal
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top