Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Minta Penaikan Cukai Rokok Putih Tak Lebih 5%

Produsen rokok putih menilai rencana penaikan cukai yang diajukan Ditjen Bea dan Cukai sebesar 10,2% pada tahun depan terlalu tinggi.nn
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 20 September 2014  |  04:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Produsen rokok putih menilai rencana penaikan cukai yang diajukan Ditjen Bea dan Cukai sebesar 10,2% pada tahun depan terlalu tinggi.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Mufti mengusulkan agar lonjakan tarif cukai tidak lebih dari 5%.

Semakin tinggi penaikan cukai yang sejalan dengan harga jual berpotensi menekan penjualan.

“Belum lagi ada imbas dari gambar peringatan kesehatan yang pengaruhnya terhadap penjualan itu prosesnya lama,” katanya saat dihubungi Bisnis, Jumat (19/9/2014).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengajukan penaikan cukai sebesar 10,2% untuk setiap jenis dan golongan rokok pada 2015. 

Persentase ini diharapkan dapat merealisasikan target penerimaan negara dari cukai pada tahun depan.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015, setoran cukai ditargetkan Rp125,9 triliun.

Nilai ini lebih tinggi 7,2% dari target dalam APBN-Perubahan 2014 sejumlah Rp117,5 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cukai rokok Gaprindo industri hasil tembakau
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top